Rekayasa Lalin Terkait Pembangunan Polder di Depan Mal Artha Gading Berlangsung Satu Tahun
Rekayasa lalu lintas terkait pembangunan polder di ruas jalan depan Mal Artha Gading, Kelapa Gading, berlangsung setahun.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Rekayasa lalu lintas terkait pembangunan polder di ruas jalan depan Mal Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, berlangsung selama satu tahun.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Harlem Simanjuntak mengatakan, rekayasa lalu lintas dimulai hari ini hingga rampungnya proyek polder yang ditargetkan pada 3 Desember 2022 mendatang.
"Pengerjaannya sampe dengan Desember 2022. Supaya semua pengguna jalan bisa memahami betul, bisa cari alternatif lain untuk dia bisa melanjutkan perjalanan," kata Harlem di lokasi, Kamis (25/11/2021).
Sementara ini, penutupan ruas jalan yang terdampak pembangunan proyek garapan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tersebut akan berlangsung 24 jam.
Pasalnya, sejumlah alat berat dipastikan akan keluar masuk area proyek pembangunan polder ini.
Baca juga: 1,4 Juta Orang di Jakarta Utara Sudah Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
"Untuk saat ini masih 24 jam, karena masih permulaan. Karena alat berat juga kan akan masuk di lokasi ini, sehingga perlu penutupan yang kita lakukan sesuai dengan jam kerja mereka," ucap Harlem.
Dalam prosesnya, petugas memasang pembatas untuk menutup ruas Jalan Buolevard Artha Gading.

Karenanya, pengendara yang hendak melewati Jalan Boulevard Artha Gading menuju Jalan Yos Sudarso diarahkan ke kiri menuju Jalan Artha Gading Selatan.
"Kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading," kata Harlem.
Di sisi lain, kendaraan dari Jalan Artha Gading Selatan menuju Jalan Boulevard Artha Gading diarahkan menuju Jalan MOI Gate A menuju Jalan Boulevard Barat Raya, hingga kemudian ke Jalan Raya Gading Kirana.
Selain itu, kendaraan dari Jalan Boulevard Artha Gading yang hendak masuk tol Ir. Wiyoto Wiyono akan dialihkan masuk melalui Gerbang Tol Cempaka Putih.
Baca juga: Aksinya Terekam CCTV, 3 Maling Motor di Kelapa Gading Ditangkap Polisi
"Jadi tidak ke Gerbang Tol Podomoro, tapi melalui Jalan Artha Gading Selatan, kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading lalu belok kiri menuju Jalan Yos Sudarso ke arah Jalan Ahmad Yani," jelas Harlem.
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara mengerahkan 15 petugas setiap harinya dalam proses penutupan ruas jalan ini.
Tapi, Sudinhub tidak bekerja sendiri dalam keberlangsungan rekayasa lalu lintas ini, melainkan bekerjasama dengan stakeholder lain, terutama Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara.