Breaking News:

Usulan Kenaikan UMK 2022 Kota Bekasi Versi Buruh Sebesar 7,85 Persen, Kok Bisa?

Aliansi serikat pekerja hari ini menggelar unjuk rasa di depan Kantor Disnaker Kota Bekasi.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Massa aksi buruh melakukan unjuk rasa di Kantor Disnaker Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/11/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Aliansi serikat pekerja hari ini menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi.

Mereka mendesak usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 7,85 persen.

Anggota Dewan Pengupahan Kota (Depeko) dari unsur pekerja melakukan diskusi dengan Kepala Disnaker Kota Bekasi, sambil dikawal massa buruh berorasi di luar kantor dinas.

Hasilnya, buruh berhasil mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk mengeluarkan surat usulan rekomendasi baru sebagai tandingan surat sebelumnya.

Anggota Depeko Bekasi dari unsur pekerja M. Indrayana mengatakan, surat usulan baru ini keluar sebagai bentuk ketidakpuasan buruh terhadap hasil pleno Depeko yang mengusulkan UMK 2022 naik sebesar 0,71 persen.

Baca juga: Sempat Mau Diterobos Kawat Berduri Massa Buruh, Jalan Medan Merdeka Barat Kembali Dibuka

"Dewan pengupahan kota itu merekomendasikan langsung ke Provinsi Jabar tanpa kehadiran serikat pekerja yang 0,71 dan itu udah masuk ke sekertariatan disnaker Provinsi Jabar," kata Indrayana, Kamis (25/11/2021).

"Nah dari pihak serikat pekerja protes soal itu, dan dari proses itu akhirnya tadi kami diterima difasilitasi oleh pak Kasat Intel Polres Metro Bekasi Kota nah muncullah itu yang 7,85 persen," tambahnya.

Buruh mulai memadati depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/11/2021).
Buruh mulai memadati depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/11/2021). (Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta)

Selanjutnya, surat rekomendasi kenaikan UMK 2022 versi buruh ini bakal turut diajukan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Ya betul (ada dua usulan yang bakal dipertimbangkan gubernur), kalau dalam bahasanya surat rekomendasi dari unsur serikat pekerja gitu," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved