Breaking News:

Cerita Kriminal

Pemuda 17 Tahun di Cakung Babak Belur karena Begal Handphone Warga

Seorang pelaku begal handphone di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur babak belur diamuk warga pada Senin (29/11/2021).

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Pelaku begal handphone di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung yang babak belur diamuk warga, Jakarta Timur, Senin (29/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Seorang pelaku begal handphone di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur babak belur diamuk warga pada Senin (29/11/2021) sekira pukul 22.45 WIB.

Dikin, saksi mata mengatakan pelaku diringkus warga setelah hendak merampas handphone seorang pengendara sepeda motor yang menepikan kendaraan.

Saat korban lengah memainkan handphone, kedua pelaku yang menaiki sepeda motor secara berboncengan menghampiri korban lalu menodongkan celurit meminta handphone.

"Setelah pelaku kabur itu sama korban diteriakin. Ditangkaplah sama warga lalu dipukulin. Lumayan parah dipukulinnya, sampai berdarah banyak," kata Dikin di Jakarta Timur, Selasa (30/11/2021).

Warga yang emosi karena kasus begal di kawasan Cakung sudah beberapa kali terjadi bahkan sampai menjelangi pelaku hingga hanya mengenakan celana dalam saja.

Amukan warga baru berhenti saat pelaku terkapar berlumur darah dan memohon ampun, setelahnya pelaku digelandang ke Mapolsek Cakung guna mempertanggungjawabkan ulah.

"Pas kejadian itu satu pelaku kabur, hanya tertangkap satu. Makanya warga emosi lalu mukul. Mungkin kalau enggak ada warga merelai sudah lebih parah dipukulinnya itu," ujarnya.

Baca juga: Buat Komandan Kata Bang Jangkung Slow Belikan Kopi Buat Polisi, Ternyata Otak Mutilasi Kurir Ojol

Kapolsek Cakung, Kompol Satria Darma menuturkan setelah mendapat laporan warga jajarannya melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku yang sempat kabur dari amukan warga.

Kedua pelaku merupakan pemuda berinisial RI (17) dan RP (17) kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Cakung dengan barang bukti celurit, dan satu handphone korban.

"Kemudian sepeda motor yang mereka naiki saat kejadian. Kedua pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP tentang perampasan dengan ancaman pidana hukuman penjara sembilan tahun," tutur Satria.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved