Breaking News:

UMK di Banten Ditetapkan, Tangsel Naik Tertinggi Rp 55 Ribu Tapi Tiga Kabupaten Tetap

"Tiga wilayah tidak mengalami kenaikan UMK Tahun 2022, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang," ucap Hamidi.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
IST
Ilustrasi UMK 2020 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2022 di Provinsi Banten sudah ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, kenaikan UMK 2022 tertinggi berada di Kota Tangerang Selatan. sebesar 1,17 persen.

"Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini Gubernur Banten, telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten" ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Al Hamidi dalam keterangannya, Selasa (30/11/2021).

Menurut dia, penetapan UMK harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagai produk hukum turunan dari UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang dinyatakan masih berlaku oleh Mahkamah Konstitusi.

Hal itu termasuk penetapan UMK tahun 2022 harus berpedoman kepada PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

Baca juga: Saat Presiden KSPSI Menangis di Atas Mobil Komando sesaat Gugatan UU Cipta Kerja Ditolak MK

"Tiga wilayah tidak mengalami kenaikan UMK Tahun 2022, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang," ucap Hamidi.

Berikut besaran UMK Tahun 2022 se-Provinsi Banten :

1. Kabupaten Pandeglang tidak ada kenaikan atau tetap Rp 2.800.292.64.

2. Kabupaten Lebak naik menjadi Rp 2.773.590.40 dari Rp 2.751.313.18 atau naik 0,81 persen.

Baca juga: Daftar 33 UMP 2022 di Indonesia, UMR DKI Jakarta Masih Tertinggi, Simak Juga UMK di Jabodetabek

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved