Kaleidoskop 2021

Kaleidoskop 2021 di Kota Depok : Kisah Hoaks Babi Ngepet Bikin Gempar Satu Negara

Menjelang penutupan tahun, sejumlah peristiwa besar terjadi di Kota Depok sejak awal Januari 2021 silam.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Elga H Putra
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021). Hoaks babi ngepet menjadi salah satu peristiwa menggemparkan di Depok pada tahun 2021. 

“Iya badan dan kepalanya langsung dibungkus menggunakan kain sorban yang digunakan untuk penangkapan dan kain yang digunakan saat pemenggalan babi ngepet,” kata Farhan, satu dari sejumlah warga yang ikut mengubur babi tersebut, Selasa (27/4/2021).

“Dikuburnya masih satu lubang dengan membuat dua kotak untuk memisahkan antara badan dan kepala untuk tidak hidup kembali,” timpalnya lagi.

Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021).
Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Lebih lanjut, Farhan mengatakan bahwa proses penguburan seperti ini dilakukan, musabab warga mempercayai bilamana badan dan kepala babi tersebut dikuburkan tak terpisah, maka akan hidup kembali.

“Iya kami disuruhnya mengubur seperti itu, tidak ada penaburan kembang karena yang dikuburkan babi (diduga) ngepet yang berbentuk hewan bukan manusia,” tuturnya.

Hal ini, mengingatkan kembali pada legenda Si Pitung di abad ke-19 yang disebut-sebut sebagai Robin Hood dari Betawi, bila melansir dari situs Wikipedia.

MUI Kota Depok Ikut Berkomentar Soal Penyembelihan

Sementara itu, menanggapi soal penyembelihan babi tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH Ahmad Dimyati Badruzzaman, mengatakan, dalam hukum Islam, ada istilah yang menyebut hukumilah apa yang nampak, dan jangan menghukum yang tidak tampak.

Dalam hal ini, wujud babi yang diduga jadi-jadian tersebut adalah babi hutan yang nampak pada umumnya.

Baca juga: Jejak Digital Terbongkar, Terdakwa Hoaks Babi Ngepet Sempat Tonton Trik Cara Terbangkan Benda Mati

“Hukumilah apa yang nampak, jangan menghukum yang tidak nampak. Nampaknya disini nampak binatang, kita enggak yakin ini manusia apa binatang,” katanya dikonfirmasi via telepon.

“Hukum yang nampak saja. Dikuburkan jangan seperti manusia karena nampaknya binatang, karena faedahnya itu tadi. Yang nampaknya bukan manusia,” 

Suasana persidangan kasus hoaks babi ngepet di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Depok, Selasa (14/9/2021).
Suasana persidangan kasus hoaks babi ngepet di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Depok, Selasa (14/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Terkuaknya Dalang Dibalik Kehebohan Babi Ngepet

Berakhir sudah kegaduhan yang ditimbulkan akibat munculnya seekor babi yang diduga jadi-jadian alias ngepet di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, pada Selasa (27/4/2021) yang lalu.

Kepolisian Resort Metro Depok telah berhasil mengungkap dan mengamankan siapa dalang sesungguhnya dibalik peristiwa kemunculan babi ini.

Adalah Adam Ibrahim pelakunya. Ia merupakan warga sekitar yang turut mengamankan babi tersebut juga bersama warga lainnya.

Alasannya pun hanyalah agar ia lebih terkenal di lingkungan rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved