Cerita Kriminal

Bentrok Antar-Geng Motor Pecah di Jalan Gajah Mada Taman Sari, 8 Remaja Bersajam Dicokok Polisi

"Di antaranya ada sajam berupa celurit, sejumlah sepeda motor, helm, hp yang digunakan untuk komunikasi antar geng dan pakaian korban," tambahnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Petugas Polsek Metro Taman Sari merilis tersangka dan barang bukti kasus tawuran antar-geng motor yang mengakibatkan 2 korban luka di Kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN SARI - Polisi mengamankan delapan orang yang terlibat bentrok antar-geng motor di Jalan Gajah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat pada Sabtu (4/12/2021) lalu.

Kedua kubu yang saling serang berasal dari Kelompok Aliansi Utara Pusat (UP) yang bergabung dengan Kelompok Pemuda Cikupa Tangerang melawan Kelompok Aliansi Barat Bersatu. 

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Iver Son Manosoh mengatakan kedelapan tersangka yang ditangkap itu berasal dari kedua kubu geng motor yang saling serang itu.

Polisi kemudian menangkap para pelaku di rumah mereka masing-masing pada Jumat (10/12/2021).

"Ditangkap di rumah mereka masing-masing. Tiga orang asal Kembangan, satu orang asal Tanah Abang dan empat orang asal Penjaringan," ujar Iver Son saat rilis ungkap kasus tersebut di Polsek Taman Sari pada Senin (13/12/2021).

Baca juga: Diduga Dikeroyok Geng Motor di Taman Sari, 2 Remaja Alami Luka Tebasan Senjata Tajam

Dalam bentrokan itu, dua anggota geng motor dari pihak UP dan Pemuda Cikupa Tangerang yang berinisial GL (18) dan MA (17) mengalami luka parah.

"GL mengalami luka bacok di kepala, pundak kanan depan, lengan, punggung dan di bagian kemaluan. Sedangkan MA, mengalami luka di bagian wajah dan pelipis," jelasnya.

Kedua korban saat ini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Sari.

Baca juga: Jari Tangan Kakek Djaelani Putus Ditebas Geng Motor di Duren Sawit, Polisi Cari Pelaku di CCTV

Baca juga: Mengerikan! Geng Motor di Kota Tangerang Sabet Wajah Gadis 14 Tahun dengan Sajam hingga Robek 

Sementara itu, polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan para pelaku.

"Di antaranya ada sajam berupa celurit, sejumlah sepeda motor, helm, hp yang digunakan untuk komunikasi antar geng dan pakaian korban," tambahnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 170 Ayat 2 ke 2e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Baca juga: Terekam CCTV, Dua Remaja Tanggung Gasak Motor Kekasih Penghuni Kontrakan di Koja Jakarta Utara

Baca juga: Pria Diduga Gangguan Jiwa Lempari Mobil yang Melintas di Jalan DI Panjaitan

Saat ini, pihaknya masih memburu tiga pelaku lainnya.

"Mereka terlibat aktif dalam peristiwa yang mengakibatkan 2 korban luka ini masih dalam pengejaran tim reskrim Polsek Taman Sari. Mudah-mudahan segera ditangkap," pungkasnya.

Olah TKP

Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pascaperistiwa pengeroyokan dua remaja di Jalan Gajah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu (5/12/2021) lalu.

Kasus pengeroyokan yang dilakukan sekelompok remaja menggunakan celurit itu berlangsung pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 04.15 WIB.

Baca juga: Minta Uang Jatah Cuma Dikasih Rokok, Anggota Ormas Aniaya Pekerja Proyek Perbaikan Jalan di Depok

Baca juga: Akhir Kisah 5 Anggota Ormas Aniaya Pekerja Perbaikan Jalan GDC Depok Usai Tak Diberi Uang Jatah

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Iver Son Manosoh mengatakan dalam kasus pengeroyokan itu ada dua orang remaja yang mengalami luka bacokan.

"Kami melakukan olah tkp untuk mengungkap pelaku pengeroyokan yang diduga dilakukan geng motor," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu (12/12/2021).

Para pelaku pengeroyokan itu diduga berasal dari geng motor yang kerap menebar ancaman di wilayah Jakarta.

Sementara itu, Kasubnit Resmob Polsek Taman Sari, Iptu RM Bachroni mengatakan pihaknya tengah berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi dalam olah tkp itu.

Baca juga: 10 Jam Evakuasi Pekerja yang Tewas Terperosok ke Septic Tank di Cakung, Petugas Hampir Pingsan

Rekaman CCTV bisa digunakan sebagai petunjuk untuk mengungkap para pelaku.

"Ada tiga saksi sudah kami mintai keterangan," katanya.

Bachroni mengatakan pihaknya masih menyelidik kasus ini demi menangkap para pelaku yang meresahkan warga.

"Kami mohon doanya, mudah-mudahan pelaku bisa kami amankan dalam waktu dekat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved