Omicron Masuk Indonesia, Rumah Sakit di Tangerang Diingatkan Persiapan Dini

Arief juga menginstruksikan kepada seluruh stakeholder yang ada untuk mempersiapkan segala keperluan sedini mungkin untuk antisipasi lonjakan kasus.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Lokasi penyuntikan Pfizer di RSUD Kota Tangerang yang dibatalkan secara mendadak oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Covid-19 varian Omicron masuk ke Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas masyarakatnya.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah memerintahkan kepada seluruh OPD melakukan antisipasi dan mitigasi sedini mungkin.

"Sesuai arahan bapak Presiden Joko Widodo kita harus meningkatkan kewaspadaan," ujar Arief dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).

Lanjutnya, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah, bagaimana masyarakat bisa membangun kembali kesadaran kedisiplinan protokol kesehatan.

Baca juga: Kemenkes Temukan Kasus Covid-19 Varian Omicron, Seorang Petugas Kebersihan di Wisma Atlet

Baca juga: Wagub DKI Ingatkan soal Karantina: Yang Penting Berdiam Diri di Satu Tempat, Bukan Keluyuran

"Dengan adanya kasus baru Omicron masuk ke Indonesia, kita harus kembali mengingatkan masyarakat pentingnya protokol kesehatan, terlebih saat ini sudah ada kelonggaran aktivitas sosial masyarakat," jelas Arief.

Arief juga menginstruksikan kepada seluruh stakeholder yang ada untuk mempersiapkan segala keperluan sedini mungkin untuk antisipasi lonjakan kasus.

"Kepada pihak rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, untuk mempersiapkan peralatan, obat-obatan dan oksigen dan fasilitas penunjang lainnya," tegas Arief.

Baca juga: Penyebaran Virus Corona Varian Omicron Sedang Marak, Simak 9 Gejalanya

Baca juga: Varian Omicron Masuk Indonesia, Menkes Minta Warga Tak Khawatir dan Hidup Seperti Biasa

Dirinya juga mengintruksikan kepada seluruh aparat pemerintah, RT dan RW serta pemuka agama, termasuk TNI dan Polri, untuk kembali mengimbau masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Terlebih kepada Kepala Sekolah agar menyampaikan kepada orang tua murid agar mengingatkan kepada anaknya untuk disiplin menerapkan protokol dan juga ikut mensukseskan vaksinasi bagi anak umur 6 sampai 11 Tahun," pinta Arief

Nantinya, Dinas Kesehatan Kota Tangerang akan melaksanakan survilant aktif terhadap masyarakat di puskesmas.

Lalu survilence aktif lingkungan Pemkot Tangerang, warga sekolah serta terus menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat.

"Nanti akan dilaksanakan juga dibeberapa stasiun dan terminal untuk dilakukan survilant aktif dengan menggunakan tes antigen untuk vaksinasi masih terus berlangsung terlebih untuk anak umur 6 - 11 Tahun," pungkas Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved