Formula E
Antara Ancol dan JIExpo, Teka-teki Sirkuit Formula E Temui Titik Terang: Bakal Diumumkan 22 Desember
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto mengatakan, lokasi sirkuit Formula E kini sudah mengerucut menjadi hanya dua opsi saja.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Teka-teki soal lokasi sirkuit atau lintasan balap Formula E mulai menemui titik terang.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto mengatakan, lokasi sirkuit Formula E kini sudah mengerucut menjadi hanya dua opsi saja.
Dua opsi tersebut ialah di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, ada lima lokasi alternatif sirkuit Formula E. Selain Ancol dan JIExpo, tiga opsi lainnya ialah kawasan Jalan Sudirman, Jakarta International Stadium (JIS), dan Pantai Indah Kapuk (PIK).
"Salah satu yang mau kami giatkan di Ancol, ada beberapa juga di JIExpo. Itu masih buka kemungkinan itu nanti mengerucutnya," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (20/12/2021).
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menjelaskan, opsi mengerucut ke dua alternatif lokasi itu berdasarkan hasil diskusi bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Formula E Operation (FEO).
Pembahasan terkait penentuan lokasi balap mobil bertenaga listrik ini akan terus dilanjutkan sehingga bisa diumumkan dalam waktu dekat ini.
Baca juga: Arief Pouyono: Kesandung Kasus Formula E di KPK, Anies Enggak Bakal jadi Presiden
"Malam ini atau besok kita rapatkan lagi, mungkin tanggal 22 Desember langsung kami umumkan," ujarnya.
Sebelumnya, penentuan sirkuit untuk ajang balap Formula E ada kemungkinan kembali diundur.
Hingga kini, lokasi venue atau sirkuit untuk ajang balap mobil listrik berstandar Internasional ini masih menjadi rahasia.
Terbaru, kabar diundurnya penentuan ini diungkap oleh Ketua Pelaksana Jakarta E-Prix 2022 Ahmad Sahroni.
"Bisa demikian, bisa Januari 2022 karena agak panjang kajiannya," katanya kepada awak media, Senin (13/12/2021).
Menurut Sahroni, sejauh ini tak ada ada kendala pada alternatif venue yang diberikan.
Baca juga: Ahmad Sahroni Didesak Mundur dari Ketua Pelaksana Formula E, PSI Singgung Koalisi Pemerintah Jokowi
Namun, penundaan dilakukan lantaran kajian lebih lanjut dari pihak Formula E Operation dan Federasi Otomotif Internasional (FIA).
"Semua bagus venuenya. Gak ada (kendala) kok, semua bagus lokasinya," lanjutnya.
Selain itu, alasan lainnya yakni pertimbangan soal lokasi sirkuit yang bisa dipakai secara berkala. Sehingga tak serta merta hanya untuk ajang balap Formula E saja.
"Masih proses karena kami mau lokasi yang akan ditentukan bukan hanya 1 kali penakaian, tapi bisa digunakan dalam event event lain. Bisa digunakan untuk kegiatan lain, contoh jadi balap motor dan lain-lain. Makanya agak mundur dikit," pungkasnya.
Kriteria sirkuit Formula E
Meski hingga saat ini lokasi sirkuit ajang balap Formula E masih menjadi misteri. Namun Roni, sapaan karibnya memberikan sinyal terkait gambaran sirkuit Formula E.
Dalam sebuah video yang disiarkan Tribunnews, Roni mengatakan ada dua kriteria dalam penentuan venue.
"Tempat vanue yang kita pilih adalah tempat yang pasti tidak mengganggu sarana dan prasarana jalan pada masyarakat. Kedua vanue bisa dibuat untuk pelaksanaan event yang lain," katanya dikutip TribunJakarta.com, Kamis (2/12/2021).
Sehingga venue tersebut bisa digunakan berkelanjutan atau bukan hanya Formula E.

"Bukan venue yang buka tutup acara khusus Formula E sendiri. Jadi tempat semi yanh bisa dibuat acara selanjutnya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini menegaskan tak ada infrastruktur yang diubah selama berlangsungnya penyelenggaraan Formula E.
Sebab, infrastruktur tak akan diotak-atik untuk venue Formula E.
"Formula E adalah ikon pelaksanaan di mana kota menjadi yang ikonik itulah tempat yang sarananya sudah ada. Jadi bukan dibuat baru. Kalau lain seperti Mandalika kan baru dibuat dengan standar internasional," ungkapnya.
Sebagai informasi, ada lima opsi lokasi sirkuit Formula E, yaitu Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan Ancol.
Kelima lokasi ini pun disebut Ketua Panitia Pengarah Formula E sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo atau Bamsoet sudah disurvei oleh perwakilan FEO yang datang ke Jakarta beberapa waktu lalu.