Viral Oknum Anggota TNI Tulis Nomor Hp di Paspor Mahasiswi yang Karantina, Langsung Diganjar Sanksi

Dari foto yang tersebar di media sosial, tampak paspor mahasiswi itu ditulisi nomor telepon di halaman bagian dalamnya.

blogfam.com
Viral oknum anggota TNI tulis nomor HP di paspor mahasiswi yang karantina di Wisma Atlet 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah video menampillkan foto dan tulisan curhatan sejumlah mahasiswi Indoneisa dari luar negeri yang menjalani karantina di Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta, viral di media sosial.

Terdapat beberapa mahasiswi yang paspornya ditulisi nomor telpon oleh oknum anggota TNI di Wisma Atlet tersebut.

Mereka mengeluhkan paspornya dicoret dengan ditulisi nomor telepon oleh oknum anggota TNI yang bertugas di sana.

Dari foto yang tersebar di media sosial, tampak paspor mahasiswi itu ditulisi nomor telepon di halaman bagian dalamnya.

Baca juga: Koar-koar Paspor Ditahan, Penyelundupan 19 Calon Pekerja Imigran Ilegal Tujuan Singapura Digagalkan

Dari pengakuan si pengunggah, ada dua paspor temannya yang ditulisi nomor HP oleh oknum TNI tersebut.

"Halo min, mau share kelakuan tni di wisma atlet, nulis nomor hp di paspor dua temen cewe ku. Ganjen + ngerusak paspor," tulisnya.

Tindakan oknum TNI itu pun mendapat kecaman dari publik.

Baca juga: Orang yang Viralkan Penumpang Telantar di Bandara Dihukum dan Dibilang Harusnya Malu

Pihak Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya) selaku pihak pelaksana operasional RSDC Wisma Atlet, membenarkan kejadian itu.

Ilustrasi anggota TNI
Ilustrasi anggota TNI (Istimewa)

Kepala Penerangan Kodam Jaya, Letkol Cpm Dwi Indra Wirawan mengakui ada kesalahan prosedur yang dilakukan anggotanya.

Ia mengatakan, anggotanya memang berhak untuk memeriksa serta memegang paspor pelaku karantina selama proses karantina di Wisma Atlet berlangsung.

Namun, tindakan anggotanya yang menulisi paspor mahasiswi itu dengan nomor telepon pribadinya telah menyalahi prosedur.

Ia menyebut telah dilakukan mediasi antara oknum anggota TNI yang melanggar dan mahasiswi yang paspornya dicoret-coret pada Senin (20/12/2021).

Baca juga: Penumpang Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Terlantar, Mau Karantina Calo Tawarkan Harga Rp19 Juta

Berdasarkan hasil mediasi, kata Indra, korban sepakat untuk tidak memperpanjang permasalahan coret-coret dokumen paspor ini

Ia mengatakan pelaku akan ganti rugi dengan penggantian paspor yang baru. 

"Namun terhadap pelaku tetap akan diberikan sanksi hukuman," kata Indra saat dihubungi Tribunnews.com pada Senin (20/12/2021).

Indra menyayangkan kejadian tersebut.

Baca juga: Ternyata Polisi Juga Usut Kasus Suap Rp 40 Juta Rachel Vennya sehingga Lolos Karantina

Baca juga: 2 Oknum TNI Ini Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Kapendam Jaya Ungkap Sosok yang Membantu

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.

"Sangat disayangkan kejadian ini sampai terjadi, kami akan evaluasi agar tidak terulang kembali," kata Indra.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved