Proyek Saluran Air di Jalan I Gusti Ngurah Rai Tersisa 5 Persen, Motor dan Mobil Sudah Bisa Melintas

Pengerjaan crossing saluran air dan pembuatan saluran penghubung di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, memasuki tahap akhir.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Tampak Jalan I Gusti Ngurah Rai lokasi proyek crossing dan pembuatan saluran penghubung yang sudah dicor beton, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (31/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pengerjaan crossing saluran air dan pembuatan saluran penghubung di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur memasuki tahap akhir.

Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri mengatakan pengerjaan proyek di Jalan I Gusti Ngurah Rai kini menyisakan lima persen.

"Saat ini tersisa sekitar lima persen dari volume yang ada. Pemasangan beton U Ditch untuk saluran Phb sudah terpasang seluruhnya," kata Saugi saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (31/12/2021).

Menurutnya tahapan pengerjaan menyisakan pengecoran bekas galian agar Jalan I Gusti Ngurah Rai bisa kembali bisa dilintasi pengendara sepeda motor dan mobil.

Pada Kamis (30/12/2021) malam hingga Jumat (31/12/2021) dinihari tadi sisa jalan sepanjang 130 meter yang belum dicor sudah dikerjakan, saat ini menunggu hasil cor kering.

Baca juga: Pengerjaan Proyek Saluran Air di Jalan I Gusti Ngurah Rai Molor, Ini Kata Pejabat Terkait

"Kita menunggu umur beton atau menunggu kering sekitar 10 hari. Namun jika cuaca terang terus menerus maka dalam waktu seminggu beton cor sudah kering,” ujarnya.

Saugi menuturkan setelah hasil cor kering, pengendara dari arah Duren Sawit menuju Cakung yang selama pengerjaan dialihkan melintas di jalur Transjakarta kembali bisa melintas di jalur reguler.

Peta pembangunan saluran dan crossing atau sodetan di Jalan I Gusti Ngurah Rai menuju saluran penghubung Tegal Amba Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Peta pembangunan saluran dan crossing atau sodetan di Jalan I Gusti Ngurah Rai menuju saluran penghubung Tegal Amba Kelurahan Klender Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. (timur.jakarta.go.id)

Sementara pengerjaan crossing yang belum tuntas dan belum koneksi ke saluran Phb tersisa dua titik, sisi utara Jalan I Gusti Ngurah Rai yang masing-masing panjangnya sekitar 6 meter.

Setelah beton U Ditch berukuran 2,5x2,5 meter U Ditch terpasang maka bagian atas jalan dicor, seluruh sisa pengerjaan ini ditarget beres pada pekan pertama bulan Januari 2022.

“Pengerjaan secara keseluruhannya tersisa 5 persen."

"Kita minta pihak vendor untuk menuntaskannya 100 persen, walaupun mereka sudah kita berikan sanksi denda,” tuturnya.

Saugi mengatakan kendala utama dalam pengerjaan proyek yakni cuaca dalam beberapa waktu terakhir hujan deras, kemudian banyaknya jaringan utilitas yang ada di lokasi pekerjaan.

Baca juga: Proyek Saluran Air di Jalan I Gusti Ngurah Rai Ditarget Rampung sebelum 25 Desember

Di antaranya kabel fiber optic, PLN, Telkom hingga pipa air bersih, serta material beton U Ditch yang digunakan pada 878 meter sepanjang lokasi proyek cukup berat berukuran 2,5x2,5 meter.

Diharapkan, setelah pengerjaan rampung permukiman warga di RW 09 dan RW 10 Kelurahan Klender yang setiap musim hujan tergenang karena masalah saluran sudah bebas genangan.

"Sebab saluran air pemukiman warga sudah dikoneksikan ke crossing dan saluran Phb Jl I Gusti Ngurah Rai hingga ke Saluran Phb Tegal Amba," lanjut Saugi. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved