Wali Kota Rahmat Effendi Gunakan Pakaian Serba Hitam Sebelum Diciduk KPK, Sempat Hadiri Rapat DPRD

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat menghadiri rapat sidang awal tahun DPRD Kota Bekasi sebelum dikabarkan terjaring OTT KPK, pada Rabu (5/1/2022).

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat menghadiri rapat sidang awal tahun DPRD Kota Bekasi sebelum dikabarkan terjaring OTT KPK, pada Rabu (5/1/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat menghadiri rapat sidang awal tahun DPRD Kota Bekasi, di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, sebelum dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (5/1/2022).

Saat menghadiri rapat, Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen itu menggunakan pakaian serba hitam.

Rahmat Effendi yang mengenakan jas hitam, peci hitam dan celana hitam, tampak datang bersama beberapa pejabat lainnya ke gedung perwakilan rakyat itu.

Saat itu, Rahmat Effendi pun juga turut serta melakukan penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Kota Bekasi dengan DPRD Kota Bekasi dan keputusan DPRD Kota Bekasi.

Setelah itu, Rahmat Effendi juga memberikan sambutan atas sidang awal tahun itu.

Sebelumnya diberitakan, Rahmat Effendi ditangkap bersama sejumlah pengusaha swasta di wilayah Bekasi.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Disebut Kena OTT, Langsung Dijemput dan Dibawa ke Gedung KPK

Rahmat Effendi telah ditangkap tim satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

OTT di Kota Bekasi, Jawa Barat, dilaksanakan pada Rabu (5/1/2022) sekira pukul 14.00 WIB

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jumat (10/12/2021).
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jumat (10/12/2021). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Berdasarkan informasi, dalam OTT itu, tim satgas KPK turut mengamankan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan pihak swasta. 

Informasi yang sama menyebutkan Rahmat Effendi dan pihak swasta itu diamankan lantaran diduga terlibat transaksi suap. 

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya OTT itu.

Namun, Ali belum dapat menyampaikan identitas pihak yang diamankan.

Baca juga: KPK Gelar OTT di Kota Bekasi, Wali Kota Dikabarkan Ditangkap

Ali hanya menyebut pihak-pihak itu ditangkap lantaran diduga terkait dengan tindak pidana korupsi di Kota Bekasi.

"Benar, informasi yang kami peroleh, Rabu (5/1/2022) sekitar jam 2 siang."

Halaman
123
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved