Kisah Nyata di Sirkuit Mandalika: Kesaktian 26 Dukun Kalah dari Seorang Brimob yang Patroli
Kisah nyata ini terjadi di Sirkuit Mandalika yang akan menjadi lokasi balapan MotoGP 2022.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Komandan Kompi Brimob Lombok Tengah AKP Sandro Dwi Rahadian mengatakan, pihak keluarga memilih tidak menempuh jalur hukum terhadap Narep.
“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan karena mengingat Narep ini memiliki kondisi psikis yang berbeda dibanding orang lainnya,” kata Sandro.
Cerita Sang Brimob
Sementara itu, Brigadi Safi’i menceritakan bagaimana jalan takdir membuatnya menemukan anak hilang ini.
Dia saat itu sedang patroli malam seperti hari-hari biasanya.
Safi’i lalu melihat Faris bersama temannya, Narep yang penyandang disabilitas.
Pertama kali melihat Narep, Safi’i pangling.
“Dia teman masa kecil saya, tetangga satu desa tapi beda kampung,” kata Safi’i.
Safi’i spontan langsung merangkul keduanya.
Ingatan Safi’i lalu kembali ke tahun 2020.
Baca juga: Gemasnya Kucing Berkaki 3 Peliharaan Anies Baswedan, Suka Colek Ikan di Kolam: Saling Mencicipi
“Saya ingat di desa saya ada anak yang hilang, mirip dengan Faris ini,” ucapnya.
Safi’i lalu mengajak Faris dan Narep makan malam.
Dalam waktu bersamaan, Safi’i mencari-cari nomor kontak warga Dusun Selak dari warga di kampungnya.
Akhirnya dia menemukan fakta bahwa benar Faris adalah anak yang hilang sejak 1,5 tahun silam.
memohon izin kepada komandannya untuk meninggalkan tugas demi mengantar Faris dan Narep pulang.