Sudah Di-lockdwon, 500 Warga di Empat RT Zona Merah Kelurahan Krukut 2 Kali Dites Swab 

"Di swabnya dua kali, ada yang antigen sama PCR, kalau antigen udah keluar hasilnya sebelumnya PCR itu minimal dua hari," ujar Ilham.

Dok Kelurahan Krukut
Suasana tracing kedua yang dilakukan tiga pilar (Pemerintah Kota, TNI dan Polri) usai warga Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat terpapar Covid-19 pada Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Sekitar 500 warga di empat RT zona merah Covid-19 RW 002 Kelurahan Krukut Jakarta Barat, akan dilakukan tes swab pada Senin (10/1/2022) hari ini, pasca-36 warga di lokasi tersebut tertular virus Corona.

Keempat RT itu terdiri dari RT 008, RT 010, RT 011 dan RT 014 dan sebelumnya telah diberlakukan micro lockdown.

Lurah Krukut, Ilham Nurkarin, mengatakan tes swab akan dilakukan di empat titik berbeda.

Pertama, di Puskesmas Kelurahan Krukut, dekat RW 02 atau pemukiman zona merah.

Baca juga: Berawal Temuan Suspek Omicron, 33 Warga di Satu RW Kelurahan Krukut Positif Covid-19

Kemudian, titik kedua berada di SMKN 35 atau yang dikenal STM Kampung Jawa yang tidak jauh dari RW 02 Kelurahan Krukut.

  

"Ketiga ada di Pasar Krukut dan keempat di lapangan Garuda Kelurahan Krukut," kata Ilham.

  

Ilham mengaku bahwa pihaknya menargetkan 500 warga dilakukan swab PCR oleh pihaknya.

  

Baca juga: Puluhan Warga Krukut Terpapar Covid-19, Polres Jakarta Barat Turun Tangan Lakukan Micro Lockdown

Tujuannya untuk antisipasi penyebaran Covid-19 termasuk varian Omciron di wilayahnya.

"Di swabnya dua kali, ada yang antigen sama PCR, kalau antigen udah keluar hasilnya sebelumnya PCR itu minimal dua hari," ujar Ilham.

  

Namun, jika hasil swab antigen dinyatakan positif, maka sudah menjadi dasar pihaknya untuk mengisolasi warga tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved