Breaking News:

Urai Kemacetan, Jalur Baru Sistem Looping di Kawasan Galeong Kota Tangerang Resmi Dioperasikan

Kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar mengungkapkan, dengan sistem looping ini pergerakan kendaraan akan mengikuti seperti jarum jam sehingga

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Dinas Perhubungan Kota Tangerang mulai mengoperasikan rekayasa lalu lintas sistem looping di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Senin (10/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dinas Perhubungan Kota Tangerang mulai mengoperasikan rekayasa lalu lintas sistem looping di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci.

Dengan sistem looping ini, seluruh lalu lintas di kawasan tersebut, mulai dari pertigaan Jalan Sasmita, Jalan Subandi, hingga Jalan Galeong dan Jalan Santika, akan menjadi satu arah.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar mengungkapkan, dengan sistem looping ini pergerakan kendaraan akan mengikuti seperti jarum jam sehingga lalu lintas kendaraan akan lebih lancar.

"Kendaraan di simpang tiga Jalan Sasmita dan Jalan Subandi hingga kendaraan dari Jalan Galeong sudah tidak menumpuk disatu pertemuan, tapi memutar satu arah lewat looping Galeong ini," ungkap Wahyudi dalam keterangannya, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Baru Selesai Direvitalisasi, Sejumlah Mobil Parkir di Trotoar Jalan Raya Margonda

Baca juga: Puluhan Warga Krukut Positif Covid-19, 4 RT Langsung Lockdown: Berawal dari Warga dari Luar Kota

Di hari ini pula, Dishub akan memantau konsep akhir rekayasa lalu lintas di jalur Daan Mogot yang mengarah ke Jakarta dan sebaliknya.

Tepatnya area dua jembatan baru Mookervaart I dan II.

"Ada dja buah jembatan baru yang dibangun, memotong Kali Mookervaart dan menghubungkan Jalan Daan Mogot dan Jalan Lio Baru. Langkah awal tahun ini dipercepat untuk mengatasi kemacetan di Kota Tangerang," jelasnya.

Baca juga: Sudah Di-lockdwon, 500 Warga di Empat RT Zona Merah Kelurahan Krukut 2 Kali Dites Swab 

Ia pun mengimbau, seluruh masyarakat atau pengendara untuk selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas.

"Karena dengan diterapkannya Looping Galeong ini, masyarakat masih butuh beradaptasi, atau membiasakan diri dengan pergerakan jalur baru. Semua demi kenyaman bersama," imbaunya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved