Breaking News:

Empat Warga Depok yang Terpapar Omicron Telah Sembuh, Ada yang Sudah Pulang ke Jakarta

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, mengatakan empat warga yang terpapar Covid-19 varian Omicron telah sembuh dan selesai isolasi.

freepik
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron. Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, mengatakan empat warga yang terpapar Covid-19 varian Omicron telah sembuh dan selesai menjalani masa isolasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MASKepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati, mengatakan empat warga yang terpapar Covid-19 varian Omicron telah sembuh dan selesai menjalani masa isolasi.

“Yang dua warga itu kan warga DKI Jakarta, mereka lakukan isolasi mandiri di Depok. Usai dilakukan tes PCR hasilnya negatif, maka mereka sudah kembali ke DKI dan sudah tidak lagi di Depok,” kata Mary dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/1/2022).

Lanjut Mary, untuk kasus ketiga merupakan warga yang baru pulang bepergian dari luar negeri, dan terpapar Omicron saat menjalani isolasi di Wisma Atlet.

“Dan satu warga dari luar negeri itu sudah selesai karantina di Wisma Atlet. Jadi terkena omicronnya itu saat di Wisma Atlet kemudian karantina di sana. Terakhir swab sudah negatif dan bebas sembuh dari Omicron kemudian pulang domisili di wilayah Depok. Kebetulan ini KTPnya DKI tapi domisilinya Depok,” bebernya.

Terakhir, adalah warga Depok yang bekerja di luar negeri, dan sempat pulang ke Indonesia.

Baca juga: Satu Siswa Terpapar Omicron, SMAN 71 Ditutup Sementara

“Kemudian ada juga warga Depok yang bekerja di luar negeri, kemarin itu kan pulang dan berkunjung ke Indonesia, sudah selesai isolasi karantina di Wisma Atlet kemudian pulang ke rumahnya di Depok,” tuturnya.

“Sekarang sudah berangkat lagi ke luar negeri, ternyata setelah dia berangkat baru keluar hasil kalau terdeteksi omicron. Praktis sudah tidak ada di Depok. Kita pastikan tidak ada keluarga yang kontak erat dengan yang bersangkutan. Kemarin kerabatnya kita tanyakan bagaimana kondisi yang bersangkutan di sana, saya dikirimi swab antigennya sudah negatif,” timpalnya lagi.

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, pihaknya mengimbau warga agar tetap waspada dan tidak panik yang berlebihan.

Baca juga: Cegah Omicron, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Gencarkan Tes Swab PCR di Sekolah

“Harapan kami pertama tetap waspada, tidak panik. Memang epidemiolog mengatakan penyebaran omicron lebih dahsyat penyebarannya dari delta, tapi dari sisi serangan yang memilukan itu tidak seperti varian lain, dia sangat ringan,” jelas Idris dikonfirmasi wartawan.

Oleh sebab itu, tak bosannya Idris mengimbau warga yang belum divaksin untuk segera divaksin melalui fasilitas Kesehatan yang telah disediakan.

“Makanya kepada masyarakat yang belum divaksin, segera vaksin dan kita sedang menyusun rekapitulasi warga masyarakat yang siap booster untuk vaksin yang ketiga bagi yang belum mendapatkan booster ini,” jelasnya.

Adanya temuan ini juga membuat Idris berharap agar warga tidak berpraduga ke arah yang negatif.

“Insya Allah dengan vaksin warga dan masyarakat aman. Harapan kami tetap kita berbaik sangka, tidak ada praduga-praduga yang negatif terhadap informasi dari pemerintah,” imbuhnya.

“Apapun yang dilakukan pemerintah untuk kebaikan kita semua. PPKM Level 2 ini karena memang penghitungannya Jabodetabek, bukan hanya Depok saja. Jadi harap tenang, tidak panik. Tetap aktivitas seperti biasa, beraktivitas ekonomi karena kita sedang pemulihan ekonomi tapi prokes tetap dijaga,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved