Breaking News:

DPRD DKI Ungkap Proyek Saringan Sampah Senilai Rp 197 M Sempat Alami Masalah Pembebasan Lahan

Pembuatan saringan sampah di wilayah perbatasan sempat mendapatkan penolakan dari warga.

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Saringan Sampah Sunter Kresek di Jalan Sindang Terusan No.34, RT.8/RW.5, Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (25/10/2018).Pembuatan saringan sampah di wilayah perbatasan sempat mendapatkan penolakan dari warga. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pembuatan saringan sampah di wilayah perbatasan sempat mendapatkan penolakan dari warga.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai membuka tender pembangunan saringan sampah senilai Rp 197,21 miliar pada Januari 2022.

Proyek yang diambil dari Unit Pelaksanaan Kebersihan Badan Air Jakarta Timur itu tertuang dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini diakui Dewan Kebon Sirih sempat menimbulkan pro dan kontra.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah  mengatakan penolakan sempat terjadi pada saat pembebasan lahan di tahun 2021.

Pasalnya, sebagian lahan yang nantinya bakal dibuat saringan sampah ini memang dimiliki oleh warga.

Baca juga: 5 Manfaat Tersembunyi dari Kulit Bawang Putih, Ternyata Bukan Sampah Karena Banyak Vitamin

"Jadi saringan sampah itu kemarin ada kendala yang pertama adalah refocusing anggaran 2020, yang kedua 2021 itu masalah lahan karena kan lahan ini ada Jakarta Timur dengan Jakarta Selatan, ada punya masyarakat sebagian yang memang harus diselesaikan anggarannya ada di Dinas SDA," jelasnya.

"Kenapa kita setujuin dinas menjelaskan kepada kami akhirnya keputusan nya kalau memang ada warga yang belum setuju untuk dibebaskan itu akan konsinasi aja di pengadilan," lanjutnya.

Baca juga: Sudin LH Jaksel Minta 233 RW Jalankan Pergub Terkait Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Meski sudah dianggarkan sejak tahun 2020, Ida menuturkan dinamika di lapangan menyoal pembebasan lahan tidaklah mudah.

Berbagai kesepakatan harus dicapai oleh pihak-pihak terkait hingga akhirnya dianggarkan kembali pada tahun 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved