Permintaan Evakuasi ke Damkar Jaktim Melonjak 30,4%, Kebakaran Hingga Cincin Nyangkut di Jari

Jumlah warga yang meminta bantuan penyelamatan pada berbagai kasus ke jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melonjak.

Bima Putra/TribunJakarta.com
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses evakuasi Buaya Muara milik Prabowo Soenirman (65) di Duren Sawit, Jumat (14/1/2022). Jumlah warga yang meminta bantuan penyelamatan pada berbagai kasus ke jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melonjak. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Jumlah warga yang meminta bantuan penyelamatan pada berbagai kasus ke jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur melonjak.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya mencatat terjadi lonjakan permintaan evakuasi pada 2021.

"Ada peningkatan 30.4 % dibanding 2020. Semakin banyak warga yang tahu kalau Damkar sekarang tidak hanya menangani kebakaran," kata Gatot saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (15/1/2022).

Warga yang tadinya bingung karena masalah evakuasi seperti kunci kendaraan yang jatuh ke saluran air, melepaskan cincin tersangkut di jari kini melapor meminta bantuan evakuasi.

Bahkan warga yang mendapati hewan liar seperti Ular, Biawak, dan sarang tawon kini tidak ragu meminta bantuan evakuasi karena yakin laporan mereka bakal cepat ditindaklanjuti personel Damkar.

Baca juga: Rumah Tahfidz Quran di Bekasi Kebakaran, Santri Asal Filipina Tewas Terperangkap Kobaran Api

Baca juga: Personel Damkar Kewalahan Saat Evakuasi Buaya Muara Milik Prabowo di Duren Sawit

"Tahun 2021 penyelamatan paling banyak itu sarang tawon, sebanyak 584 dievakuasi. Kasus lain seperti kunci kendaraan yang jatuh ke saluran air dan sebagainya sebanyak 487 kasus," ujarnya.

Sementara pada peringkat tiga permintaan evakuasi yakni Ular dengan jumlah 177 kasus, penyelamatan air seperti orang tercebur sebanyak 47, dan evakuasi kecelakaan lalu lintas 26 kasus.

Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman genset minimarket di Jalan Lapan, Gang Lewa, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Kamis (13/1/2022)
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman genset minimarket di Jalan Lapan, Gang Lewa, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Kamis (13/1/2022) (Dokumentasi Damkar Jakarta Timur)

Gatot memastikan jajarannya bakal menindaklanjuti setiap laporan permintaan evakuasi warga yang masuk, bahkan hal yang terkesan sepele seperti membuka pintu yang terkunci.

Dia memastikan seluruh personel yang dikerahkan melakukan evakuasi memiliki kemampuan mumpuni, serta didukung alat penunjang keselamatan untuk melakukan evakuasi dalam berbagai kasus.

"Evakuasi kucing yang tercebur ke dalam sumur atau terjebak di sela bangunan sudah beberapa kali kita lakukan. Warga tidak perlu ragu meminta bantuan penyelamatan ke kita," tuturnya.

Warga yang hendak melaporkan kebakaran dan permintaan evakuasi bisa menghubungi WhatsApp Damkar Jakarta Timur di nomor​​ +628119197113, atau ke 112, 021​ 8590 4904, dan 021​ 858 2150.

Bisa juga melalui aplikasi Go-Damkar yang bisa diunduh di Play Store, semuanya siaga 24 jam menerima permintaan warga dan setiap penanganan dipastikan gratis 100 persen tanpa dipungut biaya.

Personel Damkar Kewalahan Saat Evakuasi Buaya Muara Milik Prabowo

Personel Damkar Jakarta Timur saat proses evakuasi Buaya Muara milik Prabowo Soenirman (65) di Duren Sawit, Jumat (14/1/2022).
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses evakuasi Buaya Muara milik Prabowo Soenirman (65) di Duren Sawit, Jumat (14/1/2022). (Bima Putra/TribunJakarta.com)

Jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dibuat kewalahan saat mengevakuasi Buaya peliharaan warga pada Jumat (14/1/2022).

Mereka kewalahan karena buaya muara milik Prabowo Soenirman (65), warga Komplek Dolog Jaya, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit melawan ketika dievakuasi.

Pengendali Kelompok B Sektor Kecamatan Duren Sawit, Yuono mengatakan Buaya Muara dengan panjang sekitar 3 meter itu melawan ketika jajarannya hendak masuk ke kandang.

"Untuk penangkapan agak sulit, dia sempat agak berontak dan kita agak kewalahan sedikit penangkapan," kata Yuono di Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Personel Damkar Kewalahan Saat Evakuasi Buaya Muara Milik Prabowo di Duren Sawit

Awalnya, personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menjulurkan tali tambang untuk menjerat bagian mulut dengan sangat berhati-hati.

Setelah bagian mulut Buaya terjerat tali, personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur masuk ke dalam kandang dengan luas sekitar 4x6 meter.

Reptil tersebut baru berhenti melawan usai kedua matanya ditutupi dengan kain lalu dievakuasi ke tandu milik Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur.

Buaya Muara milik Prabowo Soenirman (65) yang dievakuasi personel Damkar Jakarta Timur, Duren Sawit, Jumat (14/1/2022).
Buaya Muara milik Prabowo Soenirman (65) yang dievakuasi personel Damkar Jakarta Timur, Duren Sawit, Jumat (14/1/2022). (Bima Putra/TribunJakarta.com)

"Kalau jinak enggak juga, pasti melawan karena ada kita sempat ada perlawanan. Kita jumlah personel sekitar 10 orang, peralatan ada tandu untuk membawa Buaya," ujarnya.

Meski sempat kewalahan Yuono menuturkan proses evakuasi Buaya Muara terbilang cepat karena hanya butuh waktu sekitar 15 menit, dimulai pukul 09.45 WIB selesai pukul 10.00 WIB.

Pun baru sekira pukul 12.00 WIB Buaya Muara dibawa karena menunggu petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang berwenang menangani dan melepasliarkan.

"Pemilik meminta ke kita untuk evakuasi Buaya tersebut. Kita sudah koordinasi dengan BKSDA dan mereka siap untuk penampungan dan akan dilepas lagi ke habitat," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved