Pengemudi Mobil Diamuk Massa
Terkuak Fakta Pengemudi yang Meninggal Dikeroyok di Cakung, Polisi: Ada yang Teriakin Maling
Pengemudi mobil yang meninggal dikeroyok massa di Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (23/1/2022) dini hari dipastikan bukan pelaku pencurian.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Dalam video amatir tampak massa yang mengemudikan sepeda motor terlibat kejar-kejaran dengan pengemudi mobil pribadi sambil berteriak 'maling-maling' dan memukuli kendaraan.
Laju mobil SUV berwarna hitam tersebut baru berhenti di kawasan JIEP setelah dihadang massa dan sejumlah personel Polres Metro Jakarta Timur yang menaiki mobil patroli.
Saat mobil berhenti, massa yang sudah beringas seketika menarik pelaku dari kursi kemudi lalu memukuli pelaku hingga menderita luka berat dan tewas di lokasi kejadian.
Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan.
Namun belum bisa memastikan apa korban benar merupakan pelaku pencurian mobil.
"Kami dapat laporan adanya mobil yang dicuri, kemudian kami datang ke TKP info terakhir. Saat tiba di lokasi kendaraan dalam keadaan rusak berat," kata Satria di Jakarta Timur, Minggu (23/1/2022).
Dari hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa kejadian berawal dari kawasan Tebet, Jakarta Selatan, bukan dari wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Namun korban yang panik dikejar massa memacu kendaraannya hingga masuk ke wilayah Jakarta Timur melalui Jatinegara dan baru berhenti di kawasan JIEP, Kecamatan Cakung.
"Kita langsung olah TKP. Kami masih berkordinasi pihak terkait karena TKP awal di Jakarta Selatan. Kita terus kembangkan dengan saksi-saksi yang ada dari Tebet sampai Cakung," ujarnya.
Satria menuturkan jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM), Jakarta Pusat untuk diautopsi keperluan penyelidikan lebih lanjut kasus.
Barang bukti yang diamankan di antaranya mobil korban, serta helm, batu, dan benda lain digunakan massa untuk merusak mobil dan menyerang korban hingga tewas di lokasi.
"Terduga (pelaku) tewas kita serahkan oleh pihak RSCM untuk mengetahui hasil visumnya. Diduga pelaku satu orang dan sudah meninggal dunia," tuturnya.