Viral di Media Sosial

Heboh Anggota TNI Piting Warga untuk Divaksin di Depok Ternyata Hoaks, Begini Penjelasan Ketua RT

Dari video ini, banyak warganet yang menyimpulkan bahwa pria tersebut dipaksa divaksinasi hingga dijatuhkan dan dipiting di jalan.

Tangkap layar Youtube
Video menampilkan anggota TNI dan polisi menjatuhkan hingga memiting seorang warga di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah warga meneriakan kata-kata vaksin, dan tak lama kemudian pria yang diringkus tersebut pun disuntik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BOJONGSARI - Video menampilkan aparat TNI dan polisi menjatuhkan hingga memiting seorang warga di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah warga meneriakan kata-kata vaksin, dan tak lama kemudian pria yang diringkus tersebut pun disuntik.

  
Dari video ini, banyak warganet yang menyimpulkan bahwa pria tersebut dipaksa divaksinasi hingga dijatuhkan dan dipiting di jalan.

 
Menanggapi narasi yang beredar, Ketua RT 01/06 Kelurahan Duren Mekar, Bojongsari, Kamal, mengatakan bahwa narasi yang terbentuk itu tidak lah benar adanya.

  

Baca juga: Bukan Cinta Biasa: Ibu ODGJ Rawat 2 Anak Penuh Kasih Sayang, Tinggal di Gubuk daerah Indramayu

Ia mengatakan, bahwa pria yang diringkus tersebut adalah Mulyadi dan berstatus sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

   

Yang terjadi adalah pengurus lingkungan setempat bersama dengan Dinas Sosial Kota Depok, Polri, dan TNI, telah sepakat untuk menyuntik bius Mulyadi agar bisa dibawa ke rumah sakit jiwa.

  

Suntik bius ini pun disepakati bersama termasuk oleh keluarga Mulyadi. Sebab, Mulyadi kerap kali mengamuk hingga menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Pamflet Razia Masker TNI-Polri Viral di Medsos, Melanggar Bayar Rp 250 Ribu, Ini Fakta Sebenarnya

   
"Jadi, evakuasinya itu berlangsung selesai Salat Jum'at (4/2/2022). Jadi, pas dia (Mulyadi) lewat langsung disergap dan dirubuhkan sama petugas karena kan untuk keamanan ya untuk dibius," katanya pada TribunJakarta di kawasan Duren Mekar, Senin (7/2/2022).

  

Lanjut Kamal, Mulyadi pun sempat mengamuk dan melawan petugas yang berusahan menahan gerakannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved