Viral di Media Sosial

Heboh Anggota TNI Piting Warga untuk Divaksin di Depok Ternyata Hoaks, Begini Penjelasan Ketua RT

Dari video ini, banyak warganet yang menyimpulkan bahwa pria tersebut dipaksa divaksinasi hingga dijatuhkan dan dipiting di jalan.

Tangkap layar Youtube
Video menampilkan anggota TNI dan polisi menjatuhkan hingga memiting seorang warga di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah warga meneriakan kata-kata vaksin, dan tak lama kemudian pria yang diringkus tersebut pun disuntik. 

"Jadi pas mau disuntik itu dia ngelawan, 'Apaan sih ini apaan sih ini,' katanya. Nah, ditenangin dibilang enggak pak ini disuntik vaksin," bebernya.

  

Baca juga: Suami Main Serong, Istri Pilih Robohkan Rumah Ratusan Juta hingga Jadi Tontonan Warga

"Maksudnya itu biar dia mau dan enggak ngamuk. Benar aja, setelah dibilang suntik vaksin, dia enggak ngamuk lagi. Akhirnya, disuntik bius sebanyak dua kali kalau enggak salah. Kemudian, dia langsung tenang dan biasa aja," timpalnya lagi.

   

Kamal, Ketua RT 01/06 Kelurahan Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, saat ditemui TribunJakarta pada Senin (7/2/2022).
Kamal, Ketua RT 01/06 Kelurahan Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, saat ditemui TribunJakarta pada Senin (7/2/2022). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

   

Ia menegaskan, cairan yang disuntikan kepada Mulyadi adalah obat penenang untuk meredam amukannya.

 
"Ya, maksudnya biar mau dikasih obat bius penenang. Jadi, diiming-imingi bahwa itu adalah suntikan vaksin," tegasnya.

  

Baca juga: Kepsek Heran Gerbang Sekolah Ditutup, Saat Dibuka Kaget Lihat Sosok Wanita Ramah Terbujur Kaku

"Saat penyuntikan juga ada keluarganya, ada si Acep itu adik iparnya, kemudian ada Mahmudin kaka kandungnya. Jadi sebelum penyuntikan itu sudah koordinasi, dan keluarganya juga sudah mengizinkan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved