Cerita Kriminal
Modus Canggih Begal Jakarta Utara: Cari Mangsa di Internet, Sikat Pakai Senjata di Jalan
Bukan perkara eksekusi di jalan yang identik dengan menggunakan sepeda motor dan senjata tajam, melainkan saat pemilihan korbannya.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
"Ternyata tidak jauh dari lokasi janjian tadi, sudah menunggu tiga orang pelaku lainnya, yaitu YT, IP, dan AOS," kata Wibowo.
"Mereka mengintai dari jarak kurang lebih 100 meter dan mengawasi kegiatan pertemuan dari pelaku yang wanita tadi dengan para korban," sambung Kapolres.
Masih di Jumat dini hari itu, dua pelaku wanita mengajak korbannya jalan-jalan ke daerah Kampung Bahari.

Dari Pasar Permai, mereka mengambil jalur lewat Jalan Deli, Koja, yang kala itu dalam kondisi sepi.
Saat itu lah tiga pelaku pria yang tadi sudah mengintai langsung mendekat dan memepet korban.
"Korban dipepet oleh tiga orang yang menunggu, selanjutnya langsung menarik saksi Rozak. Setelah itu saksi dipukuli oleh pelaku Y dan I, sehingga motor terjatuh dan motor dibawa pergi pelaku A," kata Wibowo.
Baca juga: Nasib Malang Pria Korban Begal di Tanjung Priok: HP Digasak, 2 Jari Hilang Dihajar Senjata Tajam
Usai dikeroyok, korban langsung melaporkan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut ke Polsek Koja.
Mendapat laporan tersebut Unit Reskrim yang dipimpin AKP Yayan langsung melakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku.
"Kasus begal ini direncanakan karena salah satu pelaku sudah cukup kenal dengan saksi," kata Wibowo.
Para pelaku begal ini kemudian tertangkap dan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
COD Ponsel
Kasus begal kedua terjadi di lokasi yang bedekatan dengan sebelumnya, yakni di Kampung Bahari, Tanjung Priok, pada Kamis (17/2/2022).
Korbannya adalah seorang pria berinisal IT. Iakehilangan barang berharga dan anggota tubuhnya.
Peristiwa yang menimpa IT terjadi sekitar pukul 3.30 WIB dini hari tadi.
Baca juga: Terungkap Sosok Begal yang Buat Anggota Brimob Merangkak Tak Kuat Bangun Ternyata Anak di Bawah Umur
IT yang tidak tahu sedang dijebak, hendak bertemu sesaorang yang sudah janjian akan membeli ponselnya alias cashon delivery (COD).