Cerita Kriminal

Terungkap Sosok Begal yang Buat Anggota Brimob Merangkak Tak Kuat Bangun Ternyata Anak di Bawah Umur

Aktor utama pelaku begal yang bikin anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso (41)  tak berdaya di jalanan ternyata masih di bawah umur.

Editor: Wahyu Septiana
Kolase Tribun Jakarta
Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol. Aktor utama pelaku begal yang bikin anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso (41)  tak berdaya di jalanan ternyata masih di bawah umur. 

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Aktor utama pelaku begal yang bikin anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso (41)  tak berdaya di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, ternyata masih di bawah umur.

Polisi sendiri telah menangkap sebanyak lima pelaku yang diduga terlibat dalam begal tersebut.

Seperti diketahui, peristiwa pembegalan itu terjadi pada Selasa (15/2/2022) sekitar pukul 03.30 WIB.

Dari lima pelaku begal anggota Brimob itu, empat orang di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.

Kelimanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka yang berhasil diamankan, ditangkap adalah seluruhnya. Yang terlibat kejahatan ini ada lima orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat merilis kasus ini, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Terungkap Alasan Anggota Brimob Tak Mampu Berbuat Banyak Saat Duel Lawan Pelaku Begal di Bekasi

Zulpan merincikan, kelima tersangka begal itu berinisial MH (17), RMI (21), AM (16), MAL (17), dan RH (16).

"Lima tersangka ditangkap pada Rabu 16 Februari 2022 dini hari di wilayah mereka nongkrong di Jatisampurna," ujar dia.

Lima tersangka kasus begal motor anggota Brimob di Bekasi saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2022).
Lima tersangka kasus begal motor anggota Brimob di Bekasi saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2022). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Zulpan menjelaskan, aksi pembegalan ini diotaki oleh MH yang juga berstatus anak di bawah umur.

Dari penangkapan kelima tersangka, Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan barang bukti berupa dua celurit, motor korban, dan satu unit motor yang digunakan pelaku.

Kelima tersangka begal terhadap anggota Brimob itu dijerar Pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kronologi: Sabetan Celurit Ditangkis Tangan Kosong

Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol.
Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol. (Kolase Tribun Jakarta)

Sebelumnya, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, kronologi kejadian bermula saat korban baru pulang dari dinas sekira pukul 02.15 WIB. 

"Kejadian dini hari, korban berkendara sepeda motor dari arah Pondok Gede menuju Cileungsi melintas di Jalan Raya Kranggan," kata Erna. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved