Cerita Kriminal

Terungkap Sosok Begal yang Buat Anggota Brimob Merangkak Tak Kuat Bangun Ternyata Anak di Bawah Umur

Aktor utama pelaku begal yang bikin anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso (41)  tak berdaya di jalanan ternyata masih di bawah umur.

Editor: Wahyu Septiana
Kolase Tribun Jakarta
Kegigihan Aipda Edi Santoso dalam menyelamatkan motornya dari serangan begal di di Jalan Raya Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, patut diacungi jempol. Aktor utama pelaku begal yang bikin anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso (41)  tak berdaya di jalanan ternyata masih di bawah umur. 

"Tepat di daerah Ujung Aspal korban sudah mulai curiga karena diikuti kendaraan Honda Beat warna hitam berbonceng tiga," ucap Erna. 

Kawanan begal tersebut langsung memepet kendaraan korban, tanpa basa-basi mereka kemudian mengayunkan senjata tajam jenis celurit. 

"Korban dibacok menggunakan celurit hingga terjatuh dari motor, setelah jatuh para pelaku masih menyerang korban menggunakan senjata tajam," jelas Erna. 

Korban yang sudah terdesak berusaha melawan, ia menangkis sabetan celurit menggunakan tangan hingga mengalami luka. 

"Tangan kiri korban mengalami luka bacok, setelah korban tidak berdaya para pelaku  membawa kabur sepeda motor korban," ucapnya. 

Ilustrasi begal sepeda motor
Ilustrasi begal sepeda motor (Muhammad Azzam/screenshot/CCTV)

Setelah pelaku kabur mebawa sepeda motor korban, warga setempat tiba di lokasi dan langsung membawa anggota Brimob tersebut ke rumah sakit tedekat. 

"Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Jatisampurna dan saat ini masih dalam penyelidikan," ungkapnya Erna. 

Adapun kendaraan milik korban yang dirampas pelaku yakni, Honda Beat warna cokelat tahun 2021 dengan nomor polisi B-3389-ESS.

Alasan Anggota Brimob Tak Mampu Berbuat Banyak Saat Duel 

Terungkap alasan mengapa anggota Korps Brimob Kelapa Dua Aipda Edi Santoso tak mampu berbuat banyak ketika berduel melawan komplotan begal di Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, saat kejadian tersebut Aipda Edi tidak membawa senjata untuk membela diri.

"Enggak (bawa senjata) karena dia bagian administrasi," kata Zulpan saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/2/2022).

Sementara itu, Zulpan mengungkapkan, Aipda Edi masih menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita luka bacok.

"(Korban) masih dirawat di RS Bhayangkara Brimob, Kelapa Dua, Depok," ujar mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu.

Baca juga: Otak Pelaku Begal Anggota Brimob di Bekasi Anak di Bawah Umur, Ditangkap saat Asyik Nongkrong

Baca juga: Anggota Brimob Sampai Merangkak Minta Tolong, Warga Malah Acuh Padahal Sudah Terkapar Usai Dibegal

Di sisi lain, Zulpan menyebut modus komplotan begal ini adalah mencari tempat sepi dan beraksi pada malam hingga dini hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved