Cerita Kriminal

''Gak Nyesal, Saya Ketagihan'' Ucap Kuli di Depok, Puluhan Kali Rudapaksa Anak hingga Kepergok Istri

"Enggak ada (penyesalan). Saya empat kali melakukan dalam satu tahun. Saya ketagihan," ungkap seorang kuli bangunan di Depok, berinisial AT.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
Wartakotalive.com
Seorang remaja perempuan berusia 11 tahun berinisal DN asal Sukmajaya, Kota Depok, menjadi korban pemerkosaan oleh ayah kandungnya sendiri. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - "Enggak ada (penyesalan). Saya empat kali melakukan dalam satu tahun. Saya ketagihan," ungkap seorang kuli bangunan di Depok, berinisial AT.

AT tega merudapaksa anak kandungnya sendiri berinisial D yang masih berusia 11 tahun.

Bahkan, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan AT secara berulang kali, saat kondisi rumahnya tengah sepi.

Kepada wartawan, AT mengaku ia melakukan perbuatan bejat tersebut dalam keadaan sadar sepenuhnya.

TONTON JUGA

"Enggak mabuk, saya sadar," ungkap AT saat kasusnya diungkap di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Senin (1/3/2022).

AT mengaku, dirinya sudah empat kali melancarkan aksi busuk itu terhadap anak kandungnya.

Baca juga: Terkuak, Bapak di Depok yang Rudapaksa Anak Kandung Tega Mengancam Pakai Senjata Tajam

"Dua tempat, di rumah sama di rumah neneknya. Di rumah neneknya dua kali, malam,"  katanya.

Ia juga mengakui telah menyetubuhi anaknya sejak tahun 2021 silam, tanpa sedikitpun menyesal.

Ilustrasi rudapaksa.
Ilustrasi rudapaksa. (Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho)

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, korban dan pelaku menyampaikan keterangan yang berbeda terkait perbuatan bejat tersebut.

"Dari tersangka awalnya mengakui sudah empat kali melakukan, tetapi berdasarkan pengakani korban sekitar 20, nanti akan kami dalami," ungkapnya.

Baca juga: Terungkap Motif Bapak di Depok Tega Setubuhi Putri Kandungnya Sendiri, Polisi Langsung Tes Kejiwaan

Diancam Pakai Golok

AT mengaku menggunakan cara kekerasan untuk memaksa DN agar mau melakukan hal yang ia minta.

"Bulan lalu, tahun 2022 saya ancam pakai golok, timbang nakut nakutin saja biar (korban) mau. Itu saya lakuin di rumah sendiri, di kamar. Istri saya lagi di warung. Saya sama anak-anak, dua orang adiknya main di luar," ucap AT.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved