Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kabar Baik, Kasus Covid-19 Harian di Kota Bekasi Turun Drastis

Kasus Covid-19 harian di Kota Bekasi mengalami penurunan drastis. Berikut laporan Dinkes Kota Bekasi.

Tayang:
Freepik
Ilustrasi virus corona varian Omicron. Kasus Covid-19 harian di Kota Bekasi mengalami penurunan drastis. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kasus Covid-19 harian di Kota Bekasi mengalami penurunan drastis.

Hal ini berdasarkan data laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi periode 28 Februari 2022.

Kasus aktif di Kota Bekasi hingga data terakhir sebanyak 11.877 kasus, sedangkan kasus baru harian 614 kasus.

Jumlah tersebut turun drastis dibanding periode sebelumnya, di mana kasus harian di Kota Bekasi mencapai 1.648 kasus.

Peningkatan juga terjadi pada kasus sembuh harian, berdasarkan data terbaru terdapat 2.441 pasien Covid-19 sembuh, naik dibanding periode sebelumnya 2.038 kasus per hari.

Baca juga: Covid-19 di DKI Jakarta Melandai, BOR RS Rujukan 40 Persen dan ICU 45 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, secara kumulatif kasus kematian bertambah satu kasus menjadi 1.151 jiwa.

"Secara keseluruhan kasus Covid-19 harian di kita sudah menurun cukup drastis, semoga tren ini terus terjadi kasus melandai," kata Tanti, Rabu (3/2/2022).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (7/12/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (7/12/2021). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Dia menambahkan, untuk tingkat keterisian tempat tidur isolasi rumah sakit saat ini berada di angka 42,75 persen turun dibandingkan periode sebelumnya 53,54 persen.

"Untuk BOR (Bad Occupancy Rate/tingkat keterisian) ICU saat ini 40,14 persen, sedangkan Positivity Rate kita 21,95 persen," jelas dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Imbau Warga Patuhi Prokes

Tanti mengingatkan, masyarakat tetap harus patuh menjalankan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

"Prokes tetap nomor satu, jangan sampai lengah karena melalui prokes dapat mengurangi dampak penularan Covid-19," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved