Jejak Digital Tak Bisa Lenyap, Inilah Sederet Angin Surga Doni Salmanan Sebelum Jadi Tersangka
Doni Salmanan yang dikenal sebagai crazy rich Bandung itu menyusul Indra Kenz yang lebih dulu terjerat kasus Binomo.
Owen menjelaskan dalam trading tidak ada profit hingga 5500 persen.
Adapun menurutnya jika Doni Salmanan menggunakan binary option maka hal tersebuy bukan trading.
Ia pun membedakan binary option seperti judi karena bermain tebak-tebakan dalam waktu yang ditentukan.
Owen mengatakan kalau pun benar Doni mendapatkan profit fantastis tersebut maka hal itu terjadi karena keberuntungan bukan skill.
Oleh karena itu Owen menduga yang dilakukan Doni karena compound (menggabungkan).
Itu pun menurut Owen, peluangnya akan sangat kecil sekali.
“Kalau dia modalnya gede mungkin masuk di akal, masalahnya dia bicara modal 5000 USD dalam waktu dua hari, jadi gak mungkin, itu impossible,” ujar Owen.
Tak sampai di sana, Owen mengungkap sumber penghasilan Doni Salmanan.
Menurutnya Crazy Rich Bandung itu bukan seorang trader melainkan afiliator.
“Jadi dia itu narik masyarakat aja lah buat ngikut dia, sebenarnya dia itu bukan trader, akinator di tempat dia BA ini,”
“Dia dapat komisi, tiap orang join deposit dapat komisi dan orang loss (rugi) pun dia dapat komisi 70 persen,” ujarnya.

Ngaku Penghasilan Rp 3 miliar per bulan
Tak hanya itu, jejak digital Doni Salmanan lainnya yang terekam saat ia mengungkap penghasilannya per bulan.
Kepada Atta Halilintar, Doni Salmanan pernah mengungkap penghasilannya per bulan sekira Rp 3 miliar dari bisnis yang disebutnya trading tersebut.
Namun, Bappebti mengungkap usaha yang digeluti Doni Salmanan tidak pernah terdaftar.
Nasib Berubah dalam 3 Tahun Modal Rp 280 ribu