Uang Rp 124 Miliar Hasil Tipu-tipu Binomo Mengalir Jauh ke Karibia
Penerima akhir dana tersebut ialah entitas pengelola sejumlah situs judi online dan terafiliasi dengan situs judi di Rusia.
“Berdasarkan analisis transaksi yang dilakukan PPATK, ditemukan juga aliran dana kepada pemilik toko arloji sebesar Rp 19,4 miliar, pemilik showroom mobil/developer sebesar Rp 13,2 miliar," kata Ivan.
PPATK juga menemukan indikasi adanya pencucian uang, yakni dengan menyamarkan transaksi.
"Dari hasil analisis PPATK juga menemukan upaya menyamarkan/atau mengaburkan pihak penerima dana yang diketahui masih di bawah umur [balita]," tegas Ivan.

Hingga kini polisi masih mencari tahu siapa pemilik Binomo itu.
Saat ini Bareskrim sudah menetapkan Indra Kenz selaku afiliator Binomo sebagai tersangka meski ia kemudian membantah menjadi afiliator Binomo.
Indra dijerat dengan pasal dijerat dengan UU ITE terkait judi online, penipuan, dan pencucian uang.
Indra Kenz Punya Tim yang Coba Pindahkan Aset
Sejumlah aset Indra Kenz kini disita penyidik. Indra Kenz pun kini telah ditahan dan sedang menjalani proses hukum.
Belakangan diduga ada upaya untuk menghilangkan bukti terkait kasus Indra Kenz. Diduga, ada handphone dan komputer yang sengaja dihilangkan.
Tak hanya itu, diduga Indra Kenz juga mempunyai tim yang berupaya memindahkan aset agar tidak terendus penegak hukum. Polisi sedang mendalami dugaan-dugaan itu.
Penelusuran aliran dana terkait investasi ilegal ini juga masih didalami PPATK.
Sejumlah rekening yang terkait dengan hal tersebut sudah diblokir.
Baca juga: Menyoroti Sikap Doni Salmanan saat Konferensi Pers, Krisdayant: Dia Gak Boleh Minta Maaf Cengengesan
Terbaru, PPATK menambah 29 rekening dalam daftar pembekuan.
Nilai uang di dalamnya mencapai Rp 7,2 miliar. Dengan penambahan itu, sudah ada 150 rekening dengan total nominal Rp 361,2 miliar yang telah dibekukan sementara.
Ivan Yustivandana menegaskan bahwa PPATK terus bekerja menelusuri aliran uang yang dikategorikan sebagai transaksi mencurigakan hingga ke luar negeri.