Pilpres 2024

Anies - AHY Unggul di Survei SMRC, Pengamat: Raup Suara dari Anak Muda dan Emak-emak

Keunikan yang dimaksud ialah secara fisik. Di mana keduanya memiliki paras yang mendukung untuk digandrungi kaum emak-emak.

Tribun Jakarta
Anies Baswedan (kiri) dan Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Beberapa waktu lalu, pasangan Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono diprediksi akan mendulang banyak suara hingga memenangkan Pilpres 2024.

Hal ini berdasarkan hasil survei dan analisa Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan kondisi tertentu.

Anies-AHY berpotensi mengalahkan nama-nama besar lain yang diskenariokan berpasangan seperti Prabowo Subianto-Puan Maharani serta Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Formulasi tiga pasangan calon dan perkiraan perolehan suara pada Pilpres 2024 itu dibahas SMRC pada pemaparan temuan SMRC bertajuk "Prospek Capres 2024".

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan keunggulan pasangan Anies Baswedan dengan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai sesuatu yang wajar.

Pasalnya, Anies-AHY mendulang suara dari kaum milenial dan emak-emak.

Baca juga: Anies-AHY Bakal Menangi Pilpres 2024 Jika Lawan 2 Pasangan Ini, SMRC Beri Penjelasannya

"Anies-AHY unggul dari yang lain, mungkin karena pasangan tersebut unik, muda, dan dianggap menjadi antitesa dari pemerintahan saat ini," katanya, Minggu (10/4/2022).

Keunikan yang dimaksud ialah secara fisik. Di mana keduanya memiliki paras yang mendukung untuk digandrungi kaum emak-emak.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (ISTIMEWA)

Apalagi, secara postur tubuh, AHY mengungguli ketimbang pasangan calon lainnya.

"Menang mungkin dapat dukungan anak-anak muda dan emak-emak. Uniknya mungkin ada pada tampang yang lumayan dan kedua-duanya sosok lumayan cerdas. Itu kelihatannya yang sedang digarap keduanya," paparnya.

Butuh dukungan parpol lain

Kendati begitu, Ujang tetap menyoroti faktor lain bila keduanya berduet.

Menurutnya, Anies-AHY belum tentu memenangkan Pilpres 2024 bila elektabilitas keduanya masih rendah.

"Itu masih simulasi dan simulasi tersebut belum mengindikasikan kemenangan. Karena elektabilitas Anies-AHY masih belum menyentuh 60 persen lebih. Peluangnya masih 50:50. Bisa menang, bisa juga kalah," ucapnya.

Baca juga: Besok BEM SI Demo Skala Besar Geruduk Istana, BEM Nusantara Sudah Pilih Jalur Lain

Sehingga, untuk mendulang kemenangan, keduanya memerlukan dukungan dari partai politik lain.

"Kalah bisa saja karena kekuatan kekuasaan saat ini dukung paslon lain. Yang harus dikawal oleh keduanya terkait dukungan dari partai-partai politik, karena kalau hanya Demokrat yang usung jauh untuk sampai 20 persen," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved