Demo 11 April 2022
Nebeng Truk, Anak STM yang Mau Ikut Demo Bareng Mahasiswa Kena Cegat di Perbatasan Jakarta Timur
Sebanyak 12 pelajar sekolah teknik menengah (STM) yang hendak mengikuti aksi demo di gedung DPR/MPR, Jakarta diamankan petugas gabungan di Jaktim.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Sebanyak 12 pelajar Sekolah Teknik Menengah (STM) yang hendak mengikuti aksi demo di gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat diamankan petugas gabungan di Jakarta Timur.
Para pelajar tersebut diamankan di pos penyekatan perbatasan wilayah Jakarta Timur yang dijaga petugas gabungan dari Satpol PP, TNI-Polri sejak Senin (11/3/2022).
Kasat Lantas Jakarta Timur AKBP Edy Surasa mengatakan di pos penyekatan Jalan Raya Bogor depan PT Panasonic perbatasan dengan Depok sebanyak lima pelajar STM diamankan.
"Itu anak STM yang dari Depok atau Bogor. Rencana mau ke sana (gedung DPR) gabung teman-temanya yang sudah di pusat," kata Edy saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (11/4/2022).
Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku hendak ikut berdemo karena mendapat ajakan dari media sosial.
Baca juga: Turun dari Bus dan Angkot, Rombongan Mahasiswa Kompak Mulai Bergerak Serbu Gedung DPR RI
Para remaja itu berangkat dengan cara menaiki truk yang melintas.
Sementara di Jalan Raya Bekasi, Kecamatan Cakung yang merupakan perbatasan wilayah Jakarta Timur dengan Bekasi diamankan tujuh pelajar STM yang hendak berdemo.

"Empat pelajar dari Cikarang, tiga pelajar dari Cileungsi. Dari handphone pelajar tersebut, ditemukan pesan ajakan untuk mengikuti aksi demonstrasi," ujar Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma.
Tidak ditemukan senjata tajam atau barang berbahaya lain dibawa para pelajar, namun dari hasil pemeriksaan jajaran Polsek Cakung ditemukan pasta gigi yang kerap digunakan pendemo.
Kini para pelajar asal sejumlah wilayah dari luar Provinsi DKI Jakarta itu sementara diamankan jajaran Polsek Cakung dan diberi pembinaan agar tidak mengulangi kasus serupa.
Pelajar yang kena ciduk makin banyak
Jumlah pelajar yang diamankan pihak kepolisian di kawasan Monas, Jakarta Pusat, terus bertambah.
Baca juga: Turun dari Bus dan Angkot, Rombongan Mahasiswa Kompak Mulai Bergerak Serbu Gedung DPR RI
Pantauan TribunJakarta.com, personel kepolisian kembali mengamankan sejumlah pelajar setelah melakukan penyisiran di sekitar kawasan Monas maupun Patung Kuda.
Menggunakan mobil polisi, mobil tahanan dan sepeda motor, para personel kepolisian terlihat keluar dari dalam kawasan Monas.
Kemudian, jeda beberapa saat, mereka datang kembali dengan membawa sejumlah orang di dalam mobil tersebut.
Sayangnya, belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait jumlah pelajar yang berhasil diamankan dan asal muasal mereka.
Baca juga: Puluhan Pelajar Diciduk Polisi, Jauh-jauh dari Tangerang Mau Demo Bareng Mahasiswa di Patung Kuda
Pelajar kena ciduk
Personel kepolisian mengamankan sejumlah pelajar di kawasan Monas Jakarta Pusat, pagi hari ini, Senin (11/4/2022).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi para pelajar mengikuti aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Awal mulanya, mereka mengaku datang dari Kutabumi Tangerang untuk sekedar main di kawasan Monas.
Akan tetapi, satu di antaranya menyebut memang sengaja datang untuk ikut demo yang akan digelar oleh sejumlah mahasiswa di sekitar Patung Kuda.
Baca juga: 11 Anak di Bawah Umur di Tangerang Ditangkap Mau Demo ke Jakarta, Ditanya Tujuan Malah Kebingungan
"Datang dari Kutabumi, di Tangerang. Iya ikut demo," kata salah satu pelajar, Senin (11/4/2022).
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah menetapkan lokasi untuk menggelar aksi hari ini, yaitu di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Adapun hal yang menjadi dasar perubahan lokasi aksi yang semulanya digelar di kawasan Patung Kuda itu karena BEM SI ingin memastikan konstitusi sebagaimana yang dilakukan DPR RI berjalan dengan baik.
Hal itu dipastikan langsung oleh Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal yang memastikan kalau aksi urung dilaksanakan di Patung Kuda.
Meski begitu, pengamanan di kawasan Patung Kuda tetap dilakukan oleh personel kepolisian.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi demo yang kemungkinan tetap berlangsung di kawasan Patung Kuda.
Baca juga: 6.826 Aparat Gabungan Amankan Demo BEM SI di Patung Kuda dan Gedung DPR
11 pelajar kena ciduk di Tangerang
Polres Metro Tangerang Kota menahan belasan anak-anak di bawah umur yang terindikasi kuat ingin mengikuti unjuk rasa di DKI Jakarta, Senin (11/4/2022).
Dari pagi sampai sekira 10.15 WIB ini, Polres Metro Tangerang Kota sudah mengamankan 11 anak-anak di bawah umur.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin mengatakan, ke-11 anak tersebut diamankan melalu patroli mobile.
"Sangat disayangkan, baru sampe jam 10.15 WIB sudah ada 11 anak kita amankan," ujar Komarudin di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (11/4/2022).
Baca juga: Hari Ini Ada Demo Besar-besaran Mahasiswa di Depan DPR RI, Layanan Transjakarta Masih Normal
Menurutnya, 11 anak tersebut terindikasi akan mengikuti unjuk rasa yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) di depan Gedung DPR/MPR RI.
"Mereka semua terindikasi dari handphone yang kita periksa itu ada ajakan-ajakan ke Jakarta," ucap Komarudin.

Berangkat dari situ, polisi akan mendalami dan menelusuri siapa dalang di balik ajakan anak-anak untuk ke Jakarta.
Tidak menutup kemungkinan, oknum tersebut bisa dikenakan pasal Pidana karena hasutan.
"Tentunya nanti bksa mengarah ya, kita tidak segan-segan sekiranya nanti ada satu orang yang terindikasi menyuruh anak-anak ini mungkin akan kita laporkan ke KPAI," tegas Komarudin.
Parahnya, anak-anak ini ketika ditanya petugas maksud dan alasannya ke Jakarta tidak ada yang bisa menjelaskan.

"Dari 11 anak yang kita amankan, satu pun tidak ada yang bisa jelaskan tujuan mereka ke Jakarta, atau permasalahan aksi itu apa mereka enggak ada yang tahu," terang Komarudin.
Untuk pengamanan di Kota Tangerang, pihaknya menerjunkan 1.361 personel tersebar dibeberapa titik.
Personel tersebut merupakan gabungan dari TNI/Polri untuk mengamankan massa yang bertolak ke Jakarta untuk demo.
"Personel gabungan yang tersebar di delapan titik pos penyekatan yakni emlat stasiun kereta api mulai dari Stasiun Tangerang, Batuceper, tanah tinggi sampai dengan Poris," jelas Komarudin.
Kemudian, empat pos penyekatan tersebut berada di akses-akses yang menuju Jakarta dari Kota Tangerang.
Baca juga: Hari Ini Demo Besar-besaran Mahasiswa di Jakarta, Kodam Jaya Terjunkan 1.330 Personel TNI
Mulai dari Jatiuwung, Batuceper, Cipondoh, kemudian Ciledug.
"Nah ini lah akses Jakarta yang kita antisipasi mulai dari semalam kita sudah lakukan upaya pemantauan. Yang kita antisipasi adalah kelompok yang bukan mahasiswa, seperti kelompok anarko, pelajar," pungkasnya.