Penjabat Pengganti Anies Baswedan

Nilai Anies Baswedan Gagal Pimpin Jakarta, PDIP: PR Berat Buat Penggantinya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai gagal setelah hampir lima tahun terakhir ini memimpin Jakarta.

Kolase Tribun Jakarta
Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono dan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai gagal setelah hampir lima tahun terakhir ini memimpin Jakarta. 

Pasalnya, Pilkada DKI baru akan diselenggarakan dua tahun mendatang.

Nantinya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan memilih 3 nama kandidat.

Dari ketiga nama tersebut, Presiden Jokowi akan menentukan satu nama terpilih.

Bursa nama kandidat pengganti Anies pun belakangan terus memanas, ada sejumlah nama yang mencuat.

Dari beberapa nama yang muncul, ada tiga kandidat yang diprediksi akan mengganti Anies.

Ketiga kandidat itu ialah Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Marullah Matali, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, dan Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro.

Berikut profil singkat ketiga nama yang diprediksi bakal menggantikan Anies:

1. Heru Budi Hartono

Sosok Heru Budi Hartono yang namanya diprediksi bakal menjadi calon Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Berdasarkan data LHKPN, total harta Heru dua kali lipat dibandingkan Anies.
Sosok Heru Budi Hartono yang namanya diprediksi bakal menjadi calon Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Berdasarkan data LHKPN, total harta Heru dua kali lipat dibandingkan Anies. (Kolase Tribun Jakarta)

Heru Budi Hartono memang sudah lama santer bakal menjadi penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan posisi Anies.

Beberapa waktu lalu, Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyebut nama Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres), Heru Budi Hartono ketika ditanya siapa yang cocok menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

Sosok Heru Budi Hartono bukan nama baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pada 2014 lalu, Heru pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara.

Selang setahun kemudian, Heru menduduki jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta.

Yang paling mencuri perhatian yakni ketika Heru Budi Hartono hampir dipilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menjadi wakilnya di Pilkada Jakarta 2017 lalu.

Kala itu dia nyaris dipinang Ahok yang sempat ingin maju di Pilkada Jakarta melalui jalur independen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved