Duduh Tertimbun Longsor Sepulang Kerja, Tiga Anaknya yang Masih Kecil Kini Jadi Yatim
Korban longsor di Cijeruk, Kabupaten Bogor ternyata sempat memperlihatkan gelagat aneh sebelum kejadian nahas tersebut.
TRIBUNJAKARTA.COM -- Korban longsor di Cijeruk, Kabupaten Bogor ternyata sempat memperlihatkan gelagat aneh sebelum kejadian nahas tersebut.
Hal itu diceritakan oleh keluarga korban, Abah Nunung (65), yang kebetulan ada di lokasi saat kejadian longsor tersebut terjadi.
Benar saja, sesaat setelah Duduh memperlihatkan gelagat aneh, tiba-tiba saja tebing yang ada di samping rumahnya itu roboh dan menimpanya.
Padahal saat itu, Duduh baru saja tiba di rumahnya sepulang kerja.
TONTON JUGA
Ia belum sempat masuk ke dalam rumahnya, bahkan belum sempat membuka helm yang ia kenakan.
Duduh merupakan satu dari empat korban jiwa dari tragedi longsor di Kampung Pasir Pogor, RT 01/04, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.
Sementara itu, istri Duduh, Fitri yang sedang hamil 8 bulan selamat dari kejadian tersebut.
Fitri juga berhasil menyelamatkan 3 anaknya yang masih kecil.
Peristiwa longsor ini terjadi saat kawasan Bogor dan sekitarnya tengah diguyur hujan deras.
Baca juga: Beri Bantuan ke Korban Kebakaran Pasar Ciputat, Ketua Gerindra Tangsel Minta Pemkot Cepat Bergerak
Dalam kejadian ini, sebanyak 2 rumah warga porak poranda setelah diterjang longsor berupa material turap batu dan beton dari Tembok Penahan Tebingan (TPT) setinggi 8 meter dan lebar 4 meter.
"Total yang meninggal dalam kejadian ini 4 orang," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Muhammad Adam.
Keempat korban dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk dioutopsi guna penyelidikan pihak kepolisian.
Dari total 4 korban, Duduh menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam musibah longsor di Cijeruk, Kabupaten Bogor tersebut.

Lelaki berusia 40 tahun itu tewas seusai mencari nafkah saat tiba di rumahnya.