Terdeteksi PMK, Jalur Perlintasan Pengiriman Hewan Ternak ke Kabupaten Tangerang Diawasi Ketat
Pemerintah Kabupaten Tangerang memperketat pengawasan masuknya hewan ternak di wilayahnya dari luar kota.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
"Lalu untuk hewannya sendiri sudah dilakukan pengobatan," sambungnya.
Kemudian, untuk mencegah terjadinya penularan PMK, pihaknya pun telah melakukan penutupan sementara terhadap tempat atau lokasi peternakan hewan itu.
"Jadi sekarang ini tidak boleh keluar sembarangan dulu bagi hewan-hewan ternak ini kita batasi. Kita juga akan melakukan pemantauan secara rutin," papar dia.
Adanya penemuan kasus suspek ini, Pemkab Tangerang akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat terhadap peternak-peternak yang ada di seluruh Kabupaten Tangerang.
Baca juga: Antisipasi Wabah PMK, Pemerintah Kota Tangerang Perketat Pemeriksaan Kesehatan Ternak Sapi
Sementara, dari hasil pendataan ternak rentan PMK sampai dengan tanggal 23 Mei 2022 ada sekira 530 titik lokasi ternak di wilayah Kabupaten Tangerang, dengan total hewan sebanyak 5.546 ekor.
Hasilnya tidak ditemukan adanya hewan terjangkit penyakit mulut dan kuku.
"Sejauh ini untuk hewan ternak milik petani atau pun ternak di Kabupaten Tangerang belum ada penemuan kasus PMK, masih aman. Hanya saja saat ini penemuan itu dari luar daerah," papar Kustri.