Pemkot Tangerang Buka Posko Pengaduan Penyakit Mulut dan Kuku, Berikut Nomor Kontaknya
Gejalanya seperti suhu tinggi antara 39-41derajat, air liur pada hewan ternak berlebih, berbusa dan menggantung, pincang hingga sulit berdiri, lesu
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang membuka posko pengaduan temuan hewan ternak dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Hal ini dilakukan bila masyarakat setempat menemukan kasus tersebut di wilayah Kota Tangerang.
Sebagaimana diketahui, PMK sudah masuk ke wilayah Tangerang namun, di Kabupaten Tangerang.
"Jadi, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang membuka posko pengaduan PMK, melalui beberapa nomor kontak yang sudah disebar ke masyarakat," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Minggu (29/5/2022).
"Baik itu melalui media sosial ataupun website resmi Pemerintah Kota Tangerang," tambahnya lagi.
Baca juga: 5 Hewan Ternak Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku di Tangerang, Polisi Mulai Sambangi Peternakan
Hal ini dilakukan, agar masyarakat bisa melaporkan langsung bilamana menemukan gejala-gejala PMK pada hewan ternak, khususnya sapi.
Gejalanya seperti suhu tinggi antara 39-41derajat, air liur pada hewan ternak berlebih, berbusa dan menggantung, pincang hingga sulit berdiri, lesu dan tidak mau makan.
"Jadi bila menemukan gejala tersebut, silahkan melaporkan kepada nomor 081394343260, 081380223068," kata Arief dalam Instagram resminya.
Baca juga: Kenali Ciri-ciri Gejala Hepatitis Akut dan Pencegahannya, Simak Langkah Penanganan Jika Terinfeksi
Pemkot Tangerang pun sudah melakukan berbagai upaya pengendalian dan pencegahan hewan ternak dengan suspect PMK/PMD di wilayahnya.
Sejak pertengahan Mei 2022, DKP melalui Bidang Pertanian gerak cepat dengan memperketat pemeriksaan kesehatan PMK sapi di sekitar 60 peternakan yang tersebar di Kota Tangerang.
“Pemeriksaan kesehatan PMK sapi sudah dilakukan DKP seminggu belakangan ini, dan sudah 34 peternakan sapi diperiksa. Aksi ini akan terus dilakukan hingga semua peternakan atau lokasi penggemukan di Kota Tangerang dicek secara menyeluruh," papar Ibnu Ariefyanto, Kabid Pertanian usai melakukan pemeriksaan kesehatan sapi.
Untuk mencegah wabah PMK masuk ke Kota Tangerang, DKP juga tengah membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK, mendistribusikan obat, penyuntikan vitamin, pemberian antibioti hingga penguatan imun.