Kak Seto Bakal Datangi Polres Jaksel Terkait Penanganan Kasus Sopir Taksi Cabuli Bocah 8 Tahun
Kak Seto akan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memastikan adanya trauma healing kepada bocah korban pencabulan di Kebayoran Lama.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Pemerhati anak, Seto Mulyadi alias Kak Seto berencana mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (6/7/2022).
Kedatangan Kak Seto adalah untuk berkoordinasi dengan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan terkait penanganan kasus pencabulan terhadap bocah berinisial FR (8) di kawasan Kebayoran Lama.
"Iya pasti (datangi Polres Metro Jakarta Selatan). Kalau Jaksel sudah langganan sekali," kata Kak Seto saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).
Namun, Kak Seto belum memastikan waktu kedatangannya ke Polres Metro Jakarta Selatan.
"Pagi kordinasi lagi, jam berapa ke Polresnya. Pagi atau siang begitu. Kita atur waktu ke Jakarta," ucapnya.
Baca juga: Sopir Taksi Cabuli Bocah 8 Tahun di Kebayoran Lama, Kak Seto: Jangan Lupakan Psikologi Korban
Dalam kasus ini, Kak Seto berharap korban mendapatkan pendampingan untuk memulihkan psikologisnya.
"Artinya dalam kasus ini jangan terlalu sibuk hanya memikirkan pelakunya, harus dihukum apa. Tapi si korban jangan sampai dilupakan juga, mendapatkan psikologi begitu," tutur Kak Seto.
Kak Seto juga menekankan soal pentingnya tindakan pencegahan agar anak tidak menjadi korban pelecehan seksual maupun pencabulan.
Ia menyarankan agar dibentuknya seksi perlindungan anak hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT).
"Misalnya ada instruksi semua RT sudah dilengkapi dengan satu seksi lagi, yaitu seksi perlindungan anak. Sehingga warga ikut memantau termasuk mencegah dengan melakukan kontrol dan juga mengingatkan kepada orangtua untuk lebih waspada, hati-hati terhadap putra-putrinya dan sebagainya," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, sopir taksi bernama Ali Suyatno (50) mencabuli bocah berinisial FR di rumah kontrakannya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022) pagi.
Pelaku melakukan aksi bejatnya ketika kontrakan yang ditinggali dalam keadaan sepi.
Ketika itu, istri pelaku yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga diketahui sedang bekerja.
"Dia tinggal sama istrinya, cuma pas kejadian itu istrinya lagi kerja. Dia ada di rumah sendiri," kata ibu korban berinisial N saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/6/2022) malam.