Sapi Kurban Tercebur ke Dalam Got Depan Rumah Wapres Ma'ruf Amin, Begini Kronologinya
eekor sapi kurban tercebur ke dalam got di depan rumah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Jalan Lorong 27, Kelurahan Koja.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Seekor sapi kurban tercebur ke dalam got di depan rumah Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, Jalan Lorong 27, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/7/2022).
Sapi berkulit hitam tersebut lantas terjebak dalam got yang lebarnya tidak sampai 1 meter persis di depan rumah orang nomor dua di Indonesia itu.
Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di lokasi, sapi kurban itu tampak masih terperangkap dalam got hingga pukul 19.30 WIB malam ini.
Keberadaan sapi yang tercebur got itu lantas menjadi tontonan warga setempat.
Ratusan warga berkerumun melihat kondisi hewan herbivora yang tak bisa bergerak bebas itu.
Baca juga: Perdana Berkurban Setelah Mualaf, Nathalie Holscher Beli Sapi Bobot 900 Kg Tanpa Menawar
Sebagian ikut membantu mengangkut sapi dari dalam selokan bersama-sama dengan petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara.
Salah seorang warga, Jay mengatakan, mengungkapkan kronologi sapi tersebut bisa tercebur ke dalam got.
Sapi tersebut awalnya dibawa menggunakan mobil bak.
Ketika sudah diturunkan, sapi tersebut tiba-tiba berlari ke arah selokan hingga terjerembab.
"Sampai rumah mah biasa bang. Cuman pas banyak orang, sapinya lari ke sini terus nyebur. Baru diturunin dari mobil itu, sekitar jam 3 sore," kata Jay di lokasi.
Upaya pengangkatan sapi dari selokan berjalan berjam-jam hingga sekira pukul 20.00 WIB.
Sapi berhasil diangkat dengan alat katrol yang dibawa petugas damkar, termasuk dibantu warga dengan cara ditarik.
Setelah berhasil diangkat, sapi kemudian diikatkan ke pohon di depan rumah Wakil Presiden sebelum nantinya akan dikirimkan kembali ke pedagangnya di Tanjung Pasir.
Salon Sapi
Selain sapi tercebur ke got depan rumah Wapres Ma'ruf Amin, fenomena hewan kurban lain di Jakarta Utara dalah terkait salon sapi.
Salon sapi membuat hewan kurban menjadi 'glowing' sebelum dikirimkan ke pembelinya.
Salon sapi merupakan inovasi unik penjual hewan kurban di Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk menarik pembeli jelang Iduladha 2022.
Kondisi mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat penjualan hewan ternak untuk kurban menurun.
Namun Kastono tak patah arang, dan justru terus berjuang dengan ide kreativitasnya.
Tepatnya, di kolong tol kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Kastono membuat trobosan yang diniatkan agar pembeli tidak khawatir dengan wabah PMK itu.
Baca juga: Ada Salon Sapi di Kolong Tol Tanjung Priok, Cara Pedagang Hewan Kurban Tarik Pembeli di Tengah PMK
Sapi yang bersih akan membuat pembeli yakin bahwa kondisinya bebas infeksi PMK.
Sapi Glowing
Dijumpai di lapaknya pada Senin (4/7/2022) sore, Kastono, si penjual hewan kurban, dan beberapa pegawainya tampak sedang memoles seekor sapi sebelum dikirim ke pembeli.
Sapi yang akan dikirim ke pembeli dibersihkan sedemikian rupa agar tampil cantik saat bertemu si pemilik barunya.
"Make over" sapi dengan konsep yang disebut sebagai salon itu memiliki sejumlah tahapan.
Awalnya seekor sapi berwarna coklat kehitaman dengan corak putih di wajahnya itu awalnya disemprot disinfektan.
Kemudian, Kastono dan para pegawainya juga memandikan hewan kurban itu dengan air campuran sampo.
Tak hanya itu, Kastono juga menyikat tubuh si sapi untuk membersihkan kotoran-kotoran.
Sapi makin "glowing" saat Kastono dan pegawainya memasang hiasan pita yang mengelilingi tubuh binatang pemakan rumput itu.
Menurut Kastono, inisiatifnya mempersolek sapi-sapi untuk menarik minat pembeli di tengah mewabahnya PMK.
"Tujuannya adalah karena sekarang ini marak PMK ya, tetapi tidak semua hewan kurban terpapar PMK. Sehingga hewan yang kita siapkan untuk kurban betul betul sehat," katanya, Senin (4/7/2022) sore.
"Kami punya inovasi ini guna untuk meyakinkan kaum muslimin yang akan berkurban, jadi jangan khawatir. Karena PMK pasti ada, tapi pedagang yang menyiapkan hewan kurban betul-betul sehat," ucap Kastono.
Baca juga: 9 Sapi Terindikasi PMK di Pasar Rebo Sudah Sembuh, 3 Dalam Pemulihan
Kastono juga meyakinkan sapi-sapi di lapaknya telah bersertifikat bebas PMK.
Lewat inovasi salon sapi, pembeli akan melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kebersihan hewan kurban di lapak Kastono dijaga betul sebelum dikirim.
"Jadi setelah pembeli memilih sapi dan cocok harganya dengan barangnya kemudian deal, setelah itu baru kita bersihkan. Kita persiapkan, kita semprot supaya tambah cantik dan glowing," kata Kastono.
"Sabunnya hanya sabun sampo biasa, karena menurut informasi yang kami terima virusnya gampang mati dengan deterjen biasa," katanya.
Pembeli Puas
Salah seorang pembeli, Herman mengaku cukup puas dengan salon sapi yang disediakan Kastono.
Cara salon tersebut, kata Herman, memang tepat untuk menarik minat pembeli.
Baca juga: Reaksi Wagub Ariza Belasan Sapi Kurban di Pasar Rebo Terpapar PMK Jelang Iduladha
"Kita sudah cek tadi kondisinya. Di-salon juga, bagus juga, enak dilihatnya. Jadi penampilannya enak dilihat," kata Herman.
Sapi milik Herman sendiri dibanderol Rp 29 juta. Herman patungan dengan keluarganya membeli sapi yang rencananya akan dikurbankan di masjid dekat rumahnya pekan depan saat Iduladha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Seekor-sapi-kurban-tercebur-ke-dalam-got-di-depan-rumah-Wakil-Presiden-Maruf-Amin.jpg)