BNN Tangkap 3 Oknum Anggota TNI dan 1 Polri Terkait Kasus Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga oknum anggota TNI dan satu oknum anggota Polri yang terlibat dalam peredaran narkotika.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
HANDINING // Kompas.com
Ilustrasi: Narkoba - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga oknum anggota TNI dan satu oknum anggota Polri yang terlibat dalam peredaran narkotika. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap tiga oknum anggota TNI dan satu oknum anggota Polri yang terlibat dalam peredaran narkotika.

Ketiga oknum anggota TNI dan satu anggota Polri itu ditangkap atas dua kasus berbeda yang dalam kurun waktu bulan Juli 2022 di kawasan Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Riau.

Ketiga oknum anggota TNI berinisial MS, BH, dan J diamankan jajaran BNN pada Selasa (5/7/2022) di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan bersama seorang kepala gudang ekspedisi, L.

"Keempatnya diketahui terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas Provinsi Aceh-Jakarta jaringan Khairul Aceh," kata Kepala Deputi Berantas BNN Irjen Kennedy, Kamis (14/7/2022).

Barang bukti yang diamankan anggota BNN dalam kasus ini 61.10 kilogram ganja yang dikemas menjadi 67 bungkus plastik dan disimpan dalam tiga dus besar untuk diedarkan.

Baca juga: Cegah Pengiriman Narkoba Saat Mudik, BNN Kerahkan Anjing Pelacak di Terminal Kampung Rambutan

Penangkapan keempatnya berawal dari informasi awal yang diterima jajaran BNN, namun kala itu BNN tidak mengetahui bahwa ada tiga oknum anggota TNI terlibat peredaran.

"Setelah diinterogasi ternyata ada tiga oknum anggota TNI bersama-sama dalam satu mobil. Setelah mendapatkan yang bersangkutan TNI kami koordinasikan dengan Pomdam Jaya," ujarnya.

Lantaran merupakan anggota TNI, proses hukum pidana ketiganya dilimpahkan ke Pusat Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) untuk proses hukum lebih lanjut secara militer.

Ilustrasi narkoba
Ilustrasi narkoba (Tribun Timur/Sanovra JR)

Sementara untuk oknum anggota Polri, Kennedy menuturkan keterlibatan tersebut terungkap saat jajarannya bekerja sama dengan Bea Cukai melakukan penangkapan di Kota Dumai, Riau.

Oknum anggota Polri berinisial E ditangkap bersama seorang pria berinisial Y di dalam kawasan satu Hotel pada Jumat (8/7/2022) dengan barang bukti 52,90 kilogram sabu.

"Dibungkus dalam kemasan teh China warna hijau dan dikamuflasekan ke dalam kardus berisi Rambutan. Sabu milik sindikat internasional Palai ini dikirim dari Sungai Pelek, Selangor," tuturnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 2, Pasal 112 ayat 2, juncto Pasal 132 ayat 2, Pasal 111 ayat 2, juncto Pasal 132 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved