Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Karir Brigadir J Sebelum Jadi Ajudan Kadiv Propam Ferdy Sambo, Ditugaskan ke Papua Bermodal Alkitab
Berikut ini karir Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di kepolisian sebelum dia menjadi ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Karier Brigadir J terus meloncat di Kepolisian.

Dia pernah bertugas di Pamenang, Jambi selama 3 tahun.
Kala itu, Brigadir J dipercaya sebagai Sniper di titik rawan saat hari besar keagamaan.
Kemudian, ia kembali dipercaya sebagai Provos di Mako Brimob Polda Jambi.
Selama 3 tahun jadi Provos, ia mengikuti seleksi di Mabes untuk menjadi ajudan.
Pada tahun 2019, ia bertugas di Mabes Polri sebagai ajudan Kadiv Propam.
"Dilihat Nofriansyah bagus. Sehingga Pak Ferdy Sambo, Kadiv Propam, menarik Nofriansyah jadi ajudan," tutur Rohani Simanjuntak, selaku bibi Brigadir J.
Brigadir J adalah anak kedua dari sepasang ibu yang berprofesi sebagai guru dan ayah yang berprofesi sebagai petani.
Baca juga: Kok Bisa Tak Ada Ambulans Evakuasi Jenazah Brigadir J dari Rumah Irjen Ferdy Sambo? Polri Alasan Ini
"Nofriansyah itu suka bercerita. Orangnya lembut. Di antara 4 bersaudara orang ini, Yosua yang paling lembut," ujarnya.
Rohani pun mengatakan Brigadir J mendapatkan perlakukan baik dari Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo serta istrinya.
Brigadir J mendapatkan kepercayaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Polisi itu tidak pernah bercerita bahwa ada masalah dengan Kadiv Propam itu.
"Tidak pernah ceritakan masalah. Kalau ditanya, dia jawab 'baik di sana mak. Tenang di sini'. Itu kata dia. Dia orangnya jujur, baik. Dia dekat dengan jendral itu. Ini baik keluarganya," tuturnya.
Mabes Polri minta keluarga Brigadir J melapor
Mabes Polri mempersilakan keluarga Brigadir J melapor bila merasa adanya kejanggalan terkait kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.