Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Sosok Brigadir J Polisi yang Lembut, Karir Moncer 10 Tahun Sampai Diduga Khianati Irjen Ferdy Sambo
Brigadir J dikenal sebagai polisi yang lembut oleh keluarganya, namun sayang karirnya harus berakhir tragias.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Saat itu, ayahnya, Samuel Hutabarat hanya membekali Brigadir J sebuah Alkitab.
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengatakan, tidak ada perubahan dari Nofriansyah sebelum maupun sesudah menjadi anggota polisi.
"Kalau perubahan tidak ada ya, karena begitu lulus langsung jadi Polisi dia," kata Samuel dilansir dari Tribun Jambi, Kamis (14/7/2022).
Karier Brigadir J terus meloncat di Kepolisian.

Dia pernah bertugas di Pamenang, Jambi selama 3 tahun.
Kala itu, Brigadir J dipercaya sebagai Sniper di titik rawan saat hari besar keagamaan.
Kemudian, ia kembali dipercaya sebagai Provos di Mako Brimob Polda Jambi.
Selama 3 tahun jadi Provos, ia mengikuti seleksi di Mabes untuk menjadi ajudan.
Pada tahun 2019, ia bertugas di Mabes Polri sebagai ajudan Kadiv Propam.
"Dilihat Nopryansah bagus. Sehingga Pak Ferdy Sambo, Kadiv Propam, menarik Nopryansah jadi ajudan," tutur Rohani Simanjuntak, selaku bibi Brigadir J.
Brigadir J adalah anak kedua dari sepasang ibu yang berprofesi sebagai guru dan ayah yang berprofesi sebagai petani.
Baca juga: Kok Bisa Tak Ada Ambulans Evakuasi Jenazah Brigadir J dari Rumah Irjen Ferdy Sambo? Polri Alasan Ini
"Nopryansah itu suka bercerita. Orangnya lembut. Di antara 4 bersaudara orang ini, Yosua yang paling lembut," ujarnya.
Rohani pun mengatakan Brigadir J mendapatkan perlakukan baik dari Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo serta istrinya.
Brigadir J mendapatkan kepercayaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Polisi itu tidak pernah bercerita bahwa ada masalah dengan Kadiv Propam itu.