Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Sosok Brigadir J Polisi yang Lembut, Karir Moncer 10 Tahun Sampai Diduga Khianati Irjen Ferdy Sambo
Brigadir J dikenal sebagai polisi yang lembut oleh keluarganya, namun sayang karirnya harus berakhir tragias.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, JAMBI - Sosok Brigadir J merupakan polisi yang dikenal lembut oleh keluarganya, namun sayang karirnya harus berakhir tragis.
Memiliki karir moncer selama 10 tahun, pria bernama lengkap Nopryansah Yosua Hutabarat itu terakhir bertugas sebagai ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Ia diduga mengkhianati kepercayaan sang jenderal dengan melecehkan istrinya.
Brigadir J tewas usai baku tembak dengan seorang ajudan lainnya, Bharada E, yang dipicu pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo.
Kejadian nahas itu berlokasi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).
Kematian Brigadir J jadi sorotan karena dirasa banyak kejanggalan.
Jenazah Brigadir J telah dimakamkan di kampung halamannya di Jambi.
Brigadir J lahir pada November tahun 1994.
Baca juga: 4 Tahun Brigadir J Dipercaya Jadi Ajudan Irjen Sambo, Ternyata Orangtuanya Berprofesi Mulia
Di mata keluarganya, dia dikenal sebagai sosok pria yang lembut.
Ia dibesarkan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Sejak dulu, mereka tinggal di rumah sederhana, rumah dinas Sekolah Dasar (SD) Negeri 074, Desa Suka Makmur, Unit 1, Sungai Bahar, Muaro Jambi.
Brigadir J menempuh pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 74 Muaro Jambi, SMP Negeri 12 Muaro Jambi, dan SMA Negeri 4 Muaro Jambi.
Setelah lulus SMA, ia langsung mengikuti tes polisi di SPN Polda Jambi tahun 2012, hingga menjadi anggota Brimob.
Tugas ke Papua
Tiga bulan tugas, ia diberangkatkan tugas ke Papua.
Baca juga: Psikolog Ungkap Kondisi Terkini Anak-anak Irjen Ferdy Sambo, Ikut Merasakan Kesedihan Ibunya?