Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Mendarat di Bandara Soetta, Menag Pastikan Tidak Ada Karantina

Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam.

Kedatangan ratusan jemaah haji tersebut disambut langsung oleh Menteri Agama Ad Interim Muhadjir Effendy bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menurut Muhadjir, kemarin tengah malam telah menerima kedatangan jemaah haji kloter pertama dari gelombang pertama.

Pada gelombang pertama ini ada tujuh kloter dari empat embarkasi.

"Yaitu Jakarta - Pondok Gede itu ada 2 kloter dengan jumlah jemaah 780. Jakarta-Bekasi 2 kloter 818 jamaah. Kemudian Solo yaitu 714 jamaah, 2 kloter. Dan yang terakhir adalah padang 1 kloter dengan jumlah 393 jamaah," papar Muhadjir, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Alhamdulillah, 389 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Asrama Haji Pondok Gede

Muhadjir menambahkan kepulangan jemaah haji gelombang satu ini akan berlangsung pada 15 Juli 2022 sampai 30 Juli 2022.

Kemudian gelombang kedua itu pulang pada 30 Juli hingga 13 Agustus 2022.

Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam.
Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Saya berharap kepulangan jemaah haji ini semuanya dapat berjalan dengan lancar serta bisa berkumpul kembali bersama sanak saudaranya. Dan kita doakan semuanya mudah mudahan yang haji semua memdapatkan predikat haji mabrur," tuturnya.

Ia juga memastkkan untuk ketibaan jemaah haji di Indonesia tidak akan melakukan masa karantina.

"Pemerintah memastikan tidak ada karantina setelah kedatangan, jadi sekali lagi tidak ada karantina," kata Muhadjir.

Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam.
Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Kendati demikian, Muhadjir Effendy menyebut kesehatan akan menjadi perhatian utama karena itu tetap menjaga protokol kesehatan dan beristirahat yang cukup.

Nantinya, semua jemaah haji yang pulang ke Indonesia tetap ada pemeriksaan suhu.

"Jika jamaah terdeteksi demam atau demamnya di atas 37 derajat langsung berkordinasi dengan satgas Covid-19 untuk penanganan seperlunya," tambah Muhadjir Effendy.

Sementara, Menhub Budi menegaskan pihaknya akan mengawal setiap kepulangan jemaah haji dalam keadaan sehat dan selamat.

Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam.
Kelompok terbang (kloter) jemaah haji pertama telah mendarat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (15/7/2022) tengah malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Meski tidak ada karantina di masa Covid-19 ini Budi menegaskan stakeholder Bandara Soekarno-Hatta tetap mengawal agar jamaah haji ini terbebas dari gejala penyakit apapun.

"Kalau pun nanti ada satu gejala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bersama dengan stakeholder lainnya akan memberikan pelayanan yang sebaiknya sebaik-baiknya," singkatnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved