Maruarar Bicara di UNJ: Mahasiswa Adalah Agen Perubahan, Tidak Ada Perubahan Tanpa Mahasiswa

Maruarar Sirait mengatakan, kunci sukses adalah dengan selalu membangun ekosistem baik, bergabung dengan orang-orang yang benar.

Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dan Waketum PBNU Nusron Wahid hadir dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional Totalitas Pengabdian Untuk Indonesia" di Auditorium UTC, Kampus UNJ Jakarta, Senin (25/2022). Maruarar dan Nusron memberi motivasi ribuan mahasiwa UNJ untuk terus berkreatifitas. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait mengatakan, kunci sukses adalah dengan selalu membangun ekosistem baik, bergabung dengan orang-orang yang benar.

Selain itu perlu ikut komunitas yang baik, apakah itu teman olah raga, teman bisnis, ataupun teman yang membawa dampak positif.

“Tadi pagi saya juga memberi motivasi kepada 2000-an mahasiswa di Universitas Kristen Petra Surabaya. Saya senang juga kalau siang ini bisa memberikan dan berbagi motivasi buat adik-adik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta,” kata pria yang akrab disapa Ara itu sembari mengapresiasi UNJ telah memiliki tradisi membangun sekolah sendiri.

Ara hadir di UNJ dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional Totalitas Pengabdian Untuk Indonesia" yang juga dihadiri waketum PBNU Nusron Wahid di Auditorium UTC, Kampus UNJ Jakarta, Senin (25/2022).

Lebih lanjut Ara berbagi pengalaman bahwa dirinya dibesarkan keluarga tiga tradisi ketat.

Orang tua mendidiknya dengan tiga hal. Tradisi Kristen yang kuat, Tradisi Batak dan dan Tradisi Politik.

Baca juga: PDIP Banyak Bantu Sabam Sirait Saat Jadi Senator Jakarta, Ara Sirait: Terimakasih Atas Dukungannya

“Papa saya aktivis politik Parkindo dan aktif GMKI sejak mahasiswa. Demikian juga Ibu aktivis GMKI. Ibu sangat memegang adat tinggi, menghormati orang tua, fighting sipiritiya ng kuat. Saya sendiri sudah out of the box,” ujarnya.

Kemudian, dari tiga yang dijalani, Ara menambahkan satu tradisi menjadi empat yakni dengan tradisi bisnis.

Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dan Waketum PBNU Nusron Wahid hadir dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dan Waketum PBNU Nusron Wahid hadir dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional Totalitas Pengabdian Untuk Indonesia" di Auditorium UTC, Kampus UNJ Jakarta, Senin (25/2022). Maruarar dan Nusron memberi motivasi ribuan mahasiwa UNJ untuk terus berkreatifitas. (ISTIMEWA)

“Kami keluarga sederhana, karena berbeda dari pemerintah waktu itu. Rumah orang tua kami, jalan sempit sekitar 200 meter tidak ada jalan aspal dan masih semak-semak. Kalau hujan masih pakai plastik diikat. Jadi secara ekonomi cukup berat. Itu membuat dari kecil, saya ingin secara ekonomi lebih baik,” cetusnya.

Menurutnya tidak ada orang hebat.

Makanya kasih harapan buat adik-adik mahasiswa yang nilai pas-pasan, nanti juga bisa sukses.

Syaratnya harus tetap bersedia mengikuti banyak aktifitas akademik, tidak hanya belajar tapi bisa mengikuti semua kegiatan, apakah organisasi intra dan ekstra kampus. Jadikan itu modal untuk sukses ke depan.

Ara juga mengajak mahasiswa untuk bisa berpikir secara realitas.

Baca juga: Ara Ketum TMP: Perluas Basis Dukungan untuk PDI Perjuangan

Dalam konteks hukum apakah yang dimenangkan peradilan yang selalu benar? Faktanya tidak.

Lantas bagaimana posisi kita? Apakah berlaku curang, menyogok dan sebagainya? Tentu tidak.

Mempersiapkan hal seperti itu baik bidang hukum dan bisnis penting peran sejak dini di kampus. Tentu dengan doa dan mental harus kuat.

Pangalaman lapangan, dengan menggunakan media sosial kalau dibuat terbuka maka publik akan menjadi kontrol.

“Saya senang berbicara dengan Nusron teman saya di sini. Dalam dirinya dan tentu adik-adik mahasiswa di sini, saya menemukan umat Islam yang cinta perdamaian, yang cinta bangsa.

Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dan Waketum PBNU Nusron Wahid hadir dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema
Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional Totalitas Pengabdian Untuk Indonesia" di Auditorium UTC, Kampus UNJ Jakarta, Senin (25/2022). 

Dalam keyakinan saya kita harus menjadi kepala, sehingga dapa membawa kebaikan dan kebenaran. Karena itu jangan bergaul dengan orang track record buruk,” ujarnya mengingatkan.

Indonesia ke depan tentu akan banyak tantangan.

Ara menakankan bahwa tugas adik-adik mahasiswa UNJ untuk melewatinya terutama dalam kepemimpinan nasional.

"Demokrasi Amerika sudah berjalan 200 tahun, apakah ada presiden seorang perempuan satupun? Bagaimana di Indonesia ada nggak? Ada Presiden Megawati. Sekali lagi jangan sia-siakan hidup. Jadilah menjadi kepala. Jangan ragu-ragu menjadi top leader. Caranya mulai bergaul dengan top leader, jangan bergaul follower,” lagi-lagi Ara mengingatkan.

Ara setuju pandangan Nusron bahwa reformasi bukan diberikan tapi diperjuangkan. Semua perubahan diperjuangkan oleh kaum muda, termasuk di dalamnya adik-adik mahasiswa di sini.

Dari Budi Utomo, Kebangkita Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan 1945, Gerakan Mahasiswa 1966 tonggak Orde Baru, Gerakan Mahasiswa 1978 melawan kapitalisme dan Gerakan Reformasi 1998 selalu melibatkan mahasiswa.

Dia mengingatkan mahasiwa jadi pelaku kontrol sosial dan memperjuangkan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi mahasiswa.

Baca juga: Menteri Bahlil dan Ara Saling puji di Zoom GMKI-GAMKI

Kelak suatu saat nanti ketika terjun ke masyarakat jadi pejabat publik seperti walikota, gubernur dan lain harus konsisten membela kepentingan rakyat.

“Saya doakan bahwa 10 pemuda yang diinginkan Soekarno itu ada di ruangan ini. Biarlah mahasiswa UNJ yang di ruangan ini ke depan menjadi pelaku yang memajukan Indonesia menjadi negara maju,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved