Pemprov DKI Koordinasi dengan Kemenkes RI Antisipasi Cacar Monyet
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun memastikan, Dinas Kesehatan sudah melakukan langkah pencegahan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sejumlah upaya pencegahan dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi cacar monyet.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun memastikan, Dinas Kesehatan sudah melakukan langkah pencegahan.
"Sudah ada koordinasi, Dinkes sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan instansi terkait untuk melakukan upaya-upaya pencegahan," ucapnya di Balai Kota, Rabu (27/7/2022).
Sebagai informasi, penyakit cacar monyet terus menyebar ke sejumlah negara di dunia.
Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat, penyakit ini sudah menyebar ke lebih dari 70 negara.
Baca juga: Pemkot Sebut Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Jaksel, Warga Diimbau Terapkan Hidup Bersih
Bahkan pada 23 Juli 2022 lalu, WHO telah menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia, pemerintah meminta masyarakat tetap waspada.
Apa Itu Penyakit Cacar Monyet?
Cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.
Virus ini bersifat zoonosis sehingga dapat ditularkan dari hewan ke manusia.
"Monkeypox sebenarnya merupakan infeksi zoonosis yang disebabkan oleh Pox Virus. Menurut klasifikasi virus ini termasuk dalam famili kelompok virus Poxviridae, penyebab cacar Smallpox," ucap doses Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Prasetyadi Mawardi dikutip dari Kompas.com, Senin (23/7/2022).
Umumnya, penyakit cacar monyet ini banyak dijumpai di benua Afrika. Namun, kini penyakit ini terus menyebar luar seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat.
Tanda-tanda cacar monyet
Dilansir dari Kompas.com, ada 7 tanda penyakit cacar monyet yang harus diperhatikan, yaitu: