Layanan Kelas Dihapus! Segini Tarif Iuran BPJS Kesehatan yang Berlaku pada Agustus 2022

Uji coba penghapusan kelas BPJS Kesehatan telah dilakukan mulai 1 Juli 2022. Lantas berapa tarif iuran BPJS Kesehatan saat ini? Cek daftarnya.

Editor: Muji Lestari
Kolase TribunJakarta.com
Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan. Layanan kelas dihapus, cek tarif iuran BPJS Kesehatan terbaru per Agustus 2022. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Layanan kelas BPJS Kesehatan dihapus, cek tarif iuran BPJS Kesehatan terbaru per Agustus 2022. Jadi berapa?

Uji coba penghapusan kelas BPJS Kesehatan telah dilakukan mulai 1 Juli 2022.

Awalnya, layanan BPJS Kesehatan dibagi menjadi tiga kelas, yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.

Kini kelas-kelas tersebut digantikan ke Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Saat ini uji coba KRIS dilakukan di 5 rumah sakit milik pemerintahan.

Baca juga: Malas Keluar Rumah? Begini Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Lewat Online

Jadi, mulai Juli 2022 di 5 RS tersebut tidak ada lagi kelas iuran BPJS 1, 2 dan 3.

Lantas, berapa tarif iuran BPJS Kesehatan terbaru per Agustus 2022?

Tarif BPJS Kesehatan Masih Sama

Pps Kepala Humas BPJS Kesehatan Arif Budiman menjelaskan skema dan besaran iuran masih sama dengan sebelumnya.

"Mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, bahwa besaran iuran ditentukan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta dalam program JKN," jelasnya.

"Selanjutnya terkait iuran, saat ini tidak ada wacana perubahan iuran," ujarnya kepada CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Arif menuturkan, bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang terdaftar sebagai Peserta PBI, iurannya sebesar Rp. 42.000 dibayarkan oleh Pemerintah Pusat dengan kontribusi Pemerintah Daerah sesuai kekuatan fiskal tiap daerah.

Selanjutnya bagi Peserta PPU (Pekerja Penerima Upah) atau pekerja formal baik penyelenggara negara seperti ASN, TNI, POLRI dan pekerja swasta, besaran iuran sebesar 5 persen dari upah, dengan rincian 4 persen dibayarkan oleh pemberi kerja dan 1 persen oleh pekerja.

Dalam perhitungan iuran ini berlaku pula batas bawah yaitu upah minimum kabupaten/kota dan batas atas sebesar Rp 12 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved