Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Seberapa Kuat Ferdy Sambo Sampai Punya 'Kerajaan ' di Polri? Susno Duadji Ungkap Peristiwa di 2009

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan Ferdy Sambo memiliki 'kerajaan' di Polri. Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji lalu membenarkan

YouTube TV One
Hadir di acara Dua Sisi TV One, Komjen Pol (punr) Susno Duadji 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan Ferdy Sambo memiliki 'kerajaan' di Polri.

Hal tersebut lalu dibenarkan mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji.

Susno Duadji bahkan menyebut Ferdy Sambo bukan sembarang jenderal bintang dua biasa.

Sebab Ferdy Sambo selama ini menjabat sebagai polisinya polisi.

"Dari struktur organisasi, jabatan dia jabatan bintang dua, berarti cukup tinggi dari segi kepangkatan. Dari segi struktur, posisi jabatan, dia berada di jabatan strategis, bukan sembarang bintang dua. Dia bosnya polisinya polisi. Karena Propam itu membawahi internal, propos, semua orang yang bersalah, dialah yang menangani. Dia bisa nentukan hitam putihnya orang. Orang takut," akui Susno Duadji.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat Ferdy Sambo kuat hingga punya 'kerajaan' tersendiri?

Baca juga: Istri Ferdy Sambo Kian Terpojok, Kuasa Hukum Ngaku Jadi Korban Prank PC: Awalnya Bela Mati-matian

Menjawab pertanyaan itu, Susno Duadji mengurai penjelasan singkat.

"Satu karena posisinya. Kedua karena dia cukup lama di situ, mungkin jaringannya. Kan orang lama di satu jabatan, dia bisa mengatur, dia jadi kuat. Itu sudah lumrah," ungkap Susno Duadji.

"(FS) Mengantongi rahasia anggota Polri ?" tanya presenter.

"Jelas, dia mengantongi. Tapi dia tidak bisa mencopot ataupun menghukum. Harus ke Kapolri, tergantung Kapolri, percaya atau tidak sama Kapolri," kata Susno Duadji.

"Saya setuju dengan Pak Mahfud, bahwa kekuasaannya (FS) besar karena posisi strategis disalahgunakan, untuk membangun jaringan dengan cara menunjuk siapa yang like dan dislike (disukai atau tidak) sehingga dia bisa menempati posisi tertentu," sambungnya.

Mengulas kekuatan Ferdy Sambo di kepolisian, Susno Duadji berapi-api.

Karena diakui Susno Duadji, ia sempat menjadi korban skenario polisi beberapa tahun silam sama halnya yang dilakukan Ferdy Sambo kini.

Baca juga: Timsus Bakal Umumkan Update Kasus Ferdy Sambo Hari Ini, Ibunda Brigadir J Minta Tak Ada Lagi Hoaks

"Polisi kalau ditanya, dia tunduknya pada hukum itu sejak dulu. Tapi untuk rekayasa ini jalan terus, sekarang rekayasanya korbannya nyawa, darah dan air mata. 12 tahun lalu, korbannya saya, dicopot jabatan dan dipenjarakan dengan dibuatkan kasus. Ini tidak menutup kemungkinan 5 tahun, 1 tahun ke depan siapa (lagi korbannya) ? bisa saja kok, saya bintang tiga saja bisa kok," ungkap Susno Duadji.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved