Dinkes DKI Imbau Warga Tak Panik Soal Temuan Cacar Monyet di Indonesia, Berikut Cara Pencegahannya

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat tidak panik soal adanya temuan kasus konfirmasi pertama cacar monyet di Indonesia.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading mengadakan sosialisasi mengenai cacar monyet (Monkey Pox), Kamis (16/5/2019). Dinkes DKI mengimbau warga Jakarta agar tidak panik dengan cacar monyet. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengimbau agar masyarakat tidak panik soal adanya temuan kasus konfirmasi pertama cacar monyet di Indonesia.

Diketahui, kasus pertama cacar monyet atau monkeypox telah ditemukan di Indonesia dan diumumkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 20 Agustus 2022 lalu.

Terkait temuan ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti meminta agar masyarakat tidak panik namun tetap waspada.

"Pasien cukup kooperatif dan terbuka dengan tim kami. Kondisi pasien juga sudah membaik,” kata Widyastuti, Senin (22/8/2022).

Sebagai informasi, penyakit cacar monyet tidak hanya dapat menular melalui kontak langsung dari hewan yang sakit ke manusia.

Baca juga: Catat! Pesan Dinkes Depok Buat Warganya Imbas Temuan Cacar Monyet di Jakarta

Namun, penyakit ini juga dapat ditularkan antarmanusia maupun melalui benda yang terkontaminasi virus.

Penularan dari manusia ke manusia dikatakan dapat terjadi melalui kontak erat dengan droplet, cairan tubuh atau kontak langsung kulit ke kulit yang terdapat ruam, termasuk melalui kontak seksual.

Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui kontak tidak langsung pada benda yang terkontaminasi, seperti pakaian, tempat tidur, handuk atau peralatan makan/piring yang belum dicuci.

Untuk mencegah penularan cacar monyet tersebut, setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

Widyastuti menyebut, pencegahan tersebut dapat dilakukan setidaknya dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain seperti sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, juga tidak menggunakan handuk atau peralatan pribadi bersama-sama.

Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading mengadakan sosialisasi mengenai cacar monyet (Monkey Pox), Kamis (16/5/2019).
Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading mengadakan sosialisasi mengenai cacar monyet (Monkey Pox), Kamis (16/5/2019). (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Selain itu, masyarakat juga sebisa mungkin hindari melakukan kontak dengan siapa pun yang memiliki gejala. Termasuk tidak melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan.

Sedangkan bagi penderita, diimbau untuk melakukan isolasi diri agar menghindari penularan ke orang lain.

Waspada Cacar Monyet, Kenali Gejalanya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved