Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak
Ferdy Sambo Briefing Bergilir Kuat Maruf, Bripka RR dan Bharada E Habisi Brigadir J: Siap Komandan!
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo membriefing Kuat Maruf, Bripka RR dan Bharada untuk menghabisi Brigadir J dengan memanggil satu per satu.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Terkuak cara mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo membriefing Kuat Maruf, Bripka RR dan Bharada untuk menghabisi Brigadir J.
Timsus Polri yang mengusut kasus penembakan Brigadir J sudah menetapkan Ferdy Sambo, Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka RR atau Ricky Rizal sebagai tersangka.
Putri Candrawathi kemudian menyusul sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakara Selatan.
Sebelum eksekusi, Ferdy Sambo kurang lebih sejam mengobrol dulu dengan istrinya, Putra Candrawathi di rumah Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga Jakarta, Selatan.
Obrolan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu terekam ternyata sangat mempengaruhi peristiwa pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Baca juga: Didamprat Kerabat Brigadir J, Dosa Jenderal Satu Ini Selevel Ferdy Sambo: Ancamannya Lumayan Tinggi
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menjelaskan, Ferdy Sambo membriefing orang-orang terdekatnya yang ikut ke Magelang satu per satu.
Brigadir J berada di mobil lain saat pulang dari Magelang. Sementara Putri Candrawathi di mobil yang disopiri Kuat Maruf, di dalamnya ada Susi asisten rumah tangga dan Bripka RR atau Ricky Rizal.
Kuat Maruf kurang lebih 7 tahun menjadi sopir pribadi Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Sedangkan Bripka RR gabung pada 2013 ketika Ferdy Sambo jabat Kapolres Brebes.
Di sebuah ruangan di lantai tiga rumah Saguling, Ferdy Sambo mengorek informasi soal peristiwa Magelang dari Kuat Maruf.
Meski berstatus sebagai sopir rumah tangga, Kuat Maruf dilibatkan untuk ikut andil menghabisi Brigadir J dalam skenario Ferdy Sambo.
"Dia memanggil KM (Kuat Maruf), RR (Ricky Rizal) dan Richard untuk dia (Ferdy Sambo, red) kasih arahan, bahwa kalian harus lakukan ini, ini dan ini," terang Taufan di YouTube Narasi yang tayang 18 Agustus 2022.
Tanpa Putri Candrawathi
Menurut Taufan, saat Kuat Maruf, Bripka RR dan Bharada E dipanggil satu per satu oleh Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tak ikut mendampingi suaminya.
Baca juga: Ferdy Sambo Saksikan Brigadir J Angkat Tangan Sedada Sebelum Tewas, Bharada E Lepaskan 3-4 Tembakan
Versi berbeda disampaikan Bharada E. Melalui kuasa hukumnya Ronny Talapessy, Bharada E saat masuk ruangan briefing tidak melihat Putri Candrawathi.
Belakangan, setelah duduk di sofa ruangan itu ia melihat Putri Candrawathi ada di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/5-Tersangka-Penembakan-Brigadir-J-di-rumah-dinas.jpg)