Delapan Halte Transjakarta Ditutup untuk Revitalisasi Mulai 4 September, Ini Daftarnya!

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, revitalisasi delapan halte Transjakarta ini merupakan bagian dari penataan ulang 46 halte

Tribunnews/Herudin
Ilustrasi halte Transjakarta - PT Transportasi Jakarta menutup sementara delapan halte Transjakarta menyusul adanya pengerjaan revitalisasi tahap dua pada 4 dan 5 September 2022.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menyusul adanya proses pengerjaan revitalisasi tahap kedua, sebanyak delapan halte bus Transjakarta akan ditutup sementara.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transportasi Jakarta Anang Rizkani Noor mengatakan, revitalisasi halte TransJakarta dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pelanggan.

"Penataan ulang halte ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2022). 

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, revitalisasi delapan halte TransJakarta ini merupakan bagian dari penataan ulang 46 halte hingga akhir 2022 mendatang.

Penutupan delapan halte TransJakarta ini akan dilakukan secara bertahap mulai Minggu (4/9/2022) dan Senin (5/9/2022).

Meski ditutup, Anang memastikan pengguna Transjakarta tetap bisa terlayani melalui solusi yang diberikan selama penutupan sementara dilakukan.

Baca juga: Siap-siap, Enam Kelurahan Jakut Ini Bakal Kena Gusuran Proyek LRT Kelapa Gading-JIS Fase 2A

Berikut daftar 4 halte Transjakarta yang ditutup mulai Minggu (4/9/2022):

1. Halte Gatot Subroto Slipi

PT Transportasi Jakarta menutup sementara delapan halte Transjakarta menyusul adanya pengerjaan revitalisasi tahap kedua, di antaranya Halte Transjakarta Gatot Subroto Slipi
PT Transportasi Jakarta menutup sementara delapan halte Transjakarta menyusul adanya pengerjaan revitalisasi tahap kedua, di antaranya Halte Transjakarta Gatot Subroto Slipi (outgress)

Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Semanggi dan Halte Gatot Subroto Jamsostek.

2. Halte SMKN 75

Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Jati Padang dan Halte Departemen Pertanian (Deptan).

3. Halte Senen Sentral

Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Budi Utomo dan Halte Pal Putih menggunakan rute shuttle Atrium - Budi Utomo (3ST).

Baca juga: Revitalisasi Kota Tua Jadi Kawasan Pedestrian Telan Anggaran Rp65 M, Dana dari Mana?

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved