Anies Baswedan Sebut Rumah DP Nol Rupiah Lebih Diminati Dibandingkan Apartemen Pihak Swasta

Tak hanya tingkat keterisiannya tinggi, Anies Basqedan juga menyebut saat ini sekitar 55 ribu orang mendaftar untuk mendapatkan hunian DP Nol Rupiah

Kolase TribunJakarta.com/Kompas.com
Ilustrasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan program rumah DP Rp 0. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut program hunian DP Nol Rupiah lebih diminati masyarakat dibandingkan apartemen yang dikelola pihak swasta.

Hal ini diungkapkan Anies saat meresmikan 1.348 unit hunian DP Nol Rupiah di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).

Dalam sambutannya, Gubernur Anies Baswedan membeberkan, tingkat keterisian hunian DP Nol Rupiah jauh lebih tinggi dibandingkan apartemen swasta.

"Keterisian program DP Nol Rupiah ini lebih tinggi daripada pasar, karena pasar apartemen keterisiannya baru 70 persen, jadi DP Nol Rupiah itu 95 persen," kata Anies.

Tak hanya tingkat keterisiannya tinggi, Anies Basqedan juga menyebut saat ini sekitar 55 ribu orang mendaftar untuk mendapatkan hunian DP Nol Rupiah ini.

Baca juga: Anies Baswedan Gagal Rumah DP Rp 0 Bikin Indekos Kelas Menengah, PDIP: Cuma jadi Janji Surga

Sebagai informasi, saat ini total hunian DP Nol Rupiah yang sudah dibangun Pemprov DKI ada 2.322 unit.

"DP Nol Rupiah ini sebuah skema yang menarik bagi swasta, workable. Sekarang saja ada 700 sedang antre, pembangunan 700 unit dan Insyaallah tuntas 2024," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di hunian DP Nol Rupiah Menara Kanaya, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di hunian DP Nol Rupiah Menara Kanaya, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI)

Anies menyebut, Pemprov DKI Jakarta ingin menciptakan kesetaraan bagi seluruh warga Jakarta.

Oleh karena itu, banyak program dibuat demi pemenuhan hak tempat tinggal yang aman dan nyaman 

Selain hunian DP Nol Rupiah, Pemprov DKI juga punya program penataan kampung hingga rusunawa.

Kemudian, ada juga program penggratisan pajak bumi dan bangunan (PBB) bagi rumah dengan nilai NJOP di bawah Rp2 miliar digratiskan.

Tak hanya itu, rumah dengan nilai NJOP di atas Rp2 miliar juga dapat insentif dengan ketentuan 60 meter persegi pertama untuk tanah dan 36 meter persegi untuk bangunan digratiskan.

Baca juga: Tinggal 2 Bulan Menjabat, Wagub Ariza Yakin Anies Baswedan Tuntaskan Janji Kampanye

"Jadi kami di Pemprov DKI tidak boleh hanya memikirkan satu aspek. Semuanya yang sudah tinggal di supaya tidak tergeser, dengan cara bebas pajak," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved