Formula E
Rumor Formula E Diambil Alih Singapura Menguat, Jakpro Bereaksi: Akan Kami Maksimalkan
Rumor gelaran Formula E diambil alih Singapura membuat Jakpro bereaksi. Ini penjelasannya.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Isu penyelenggaraan Formula E yang bakal diambil alih oleh Singapura kian mencuat.
Namun, isunya ditepis oleh pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
VP Corporate Secretary PT JakPro Syachrial Syarif mengatakan perhelatan ajang balap mobil listrik bertaraf Internasional ini tetap digelar hingga 2024 mendatang.
"Terkait Formula E, pada intinya perhelatan Formula E di Jakarta mendapat pengakuan FEO sebagai yang paling sukses sepanjang musim dan mendapatkan perhatian dunia. Untuk itu perhelatan 2 tahun ke depan yang sudah ada kontraknya, akan kami maksimalkan," ucapnya, Sabtu (10/9/2022).
Adapun tujuan dari memaksimalkan perhelatan ini agar masyarakat mendapatkan berbagai manfaatnya.
Apalagi, kata dia, penyelenggaraan Formula E berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
Baca juga: Masa Jabatan Anies Baswedan Segera Berakhir, PDIP Tetap Ngotot Ajukan Interpelasi Formula E
"Sehingga manfaat berlipat dari perhelatan Formula E dapat dirasakan oleh masyarakat serta berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah. Untuk itu diperlukan dukungan seluruh pihak demi kesuksesan penyelenggaraan Formula E di Jakarta," lanjutnya.
Dilansir dari kompas.com, Peter Gontha melalui cuitannya di Twitter menyatakan bahwa Singapura akan mengambil alih Formula E.

Pengambilalihan itu disebut dilakukan dengan cara menandatangani perjanjian 10 tahun dengan FEO.
Menurut dia, penandatanganan itu dilakukan karena Formula E kerap diributkan di Indonesia.
Baca juga: Tangan Kiri Genggam Kuat Sesuatu, Senyum Anies Merekah Meski 11 Jam Diperiksa KPK Soal Formula E
"Info A1 media international: SINGAPORE akan mengambil alih perhelatan balapan mobil FORMULA-E. Dan menandatangani perjanjian 10 tahun dengan FEO gara gara Indonesia ribut mengenai FORMULA E bulan lalu. Marilah kita ribut terus agar semua dilakukan di Singapore aja!" tulis Peter, 7 September 2022.