Cerita Kriminal
Diduga Massa Bayaran Sendiri, Sekelompok Orang Serang Kantor Pengelola Apartemen di Pluit
Meski ada aparat kepolisian hingga TNI berjaga, sekelompok orang diduga massa bayaran sendiri itu tetap melakukan perusakan kantor pengelola apartemen
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sekelompok orang yang diduga massa bayaran mendatangi Apartemen Pantai Mutiara di wilayah Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (12/9/2022) pagi.
Mereka juga menyerobot masuk ke dalam kawasan apartemen dan melakukan penyerangan hingga merusak kantor pengelolanya.
Dalam video amatir yang direkam salah satu penghuni, terlihat gerombolan massa berbadan tegap ramai-ramai berjalan dari depan area apartemen.
Kelompok massa tersebut kemudian memasuki bagian dalam apartemen menuju ke lantai basement, tempat keberadaan kantor pengelola.
Video amatir lainnya merekam orang-orang diduga massa bayaran itu lantas membuat kericuhan hingga mengintimidasi sekuriti hingga penghuni apartemen.
Bahkan, tangan salah satu penghuni apartemen dipukul saat sedang merekam video dengan ponselnya.
Baca juga: Apa Itu Gunung Antang yang Buat Anies Baswedan Terdiam: Sarang PSK, Preman, Hingga Renggut Nyawa
Baca juga: Identitas Mayat Terbungkus Boks Kontainer di Kali Tangerang Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil DNA
Meski ada aparat kepolisian hingga TNI berjaga, sekelompok orang diduga massa bayaran sendiri itu tetap melakukan perusakan kantor pengelola apartemen tersebut.
Akibat perusakan, pintu kantor pengelola apartemen tersebut pecah dan terjadi kerusakan.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tang Jaya mengatakan, sekelompok orang tersebut diduga diajak oleh pengelola apartemen untuk mendatangi hunian tersebut dan melakukan penyerangan.
"Jadi, tadi pagi kita dapat laporan bahwa ada sekelompok dari masyarakat yang masuk ke sini, mungkin menurut saya kelompok ini diajak oleh pengelola untuk membantu mengambilalih kantor yang ada di apartemen tersebut," kata Erlin di lokasi.
Erlin menjelaskan, kantor yang dirusak segerombolan massa pagi tadi awalnya disegel warga yang sempat berkonflik dengan pengelola apartemen.
Buntut dari konflik tersebut, akhirnya pengelola diduga menyewa puluhan orang yang tiba-tiba datang dan membuat kekacauan.
"Kami pastikan bahwa pengrusakan ini sebenarnya dilakukan oleh pengelola sendiri, yang mana itu adalah kantornya sendiri yang ditutup oleh warga apartemen ini," kata Wakapolres.
"Mungkin ada konflik antar pengelola dengan penghuni di sini sehingga terjadi keributan," sambungnya.
Baca juga: Polisi Beberkan Kasus Tanah di Kemayoran, Ada Dua Kelompok Preman BermainĀ
Polisi memastikan, saat ini kondisi di apartemen sudah kondusif, meski belum ada yang diamankan dari peristiwa pagi tadi.
Petang ini, rencananya akan ada mediasi yang difasilitasi Polsek Metro Penjaringan antara penghuni dan pengelola apartemen.